Jumat, Mei 24, 2024
BerandaUncategorizedNatuna dan Anambas Capai Progres Kepesertaan JKN-KIS

Natuna dan Anambas Capai Progres Kepesertaan JKN-KIS

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Kepala cabang BPJS Kesehatan Provinsi Kepri dr.Fauzi Lukman Nurdiansyah, mengatakan  dari lima kabupaten kota di Kepri di bawah naungan BPJS Tanjungpinang, baru dua kabupaten telah mencapai progres pencapaian Universal Health Coverege atau seluruh masyarakat telah terdaftar dalam Kepesertaan JKN-KIS.

Dua kabupaten itu yakni kabupaten Natuna dan Anambas. Sementara Tanjungpinang, Bintan dan Lingga belum tercapai.

Fauzi mengatakan, untuk kabupaten Natuna capaian kepesertaan tahun 2021, dari total penduduk sebanyak 82.537 jiwa, jumlah Kepesertaan JKN-KIS mencapai 87.165 jiwa atau persentase mencapai 105,61 persen.

“Sedangkan untuk kabupaten Anambas, dari total jumlah penduduk sebanyak 47.803 jiwa, jumlah peserta JKN-KIS mencapai 49,296 jiwa atau dengan persentase kepesertaan mencapai103,04 persen,” jelas Fauzi dikutip dari laman kepriprov.go.id.

BPJS kata Fauzi akan terus berupaya mendorong tiga kabupaten kota lainnya yang berada dibawah BPJS Kesehatan kota Tanjungpinang agar dapat mencapai UHC Kepesertaan JKN-KIS.

Salah satu langkah yang akan ditempuh BPJS Kesehatan untuk terus mensosialisasikan langsung kepada masyarakat khususnya di lima sedimen kepesertaan seperti PPU, PBPU, PBI APBN, PBI APBD dan BP.

“Serta adanya Pergub Nomor 17 tahun 2021 yang berisi tentang aturan kepatuhan terhadap jaminan sosial yang di dukung gubernur Kepri guna memastikan seluruh tenaga kerja baik negri atau swasta terdaftar sebagai peserta JKN-KIS,” kata Fauzi kembali.

Hal ini guna tercapainya apa yang targetkan pemerintah tentang progress pencapaian Universal Health Coverege UHC Nasional atau seluruh penduduk di Provinsi Kepri dapat tercover atau terdaftar menjadi peserta JKN-KIS pada tahun 2024. (zul)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.