Senin, Mei 25, 2026
BerandaTanjungpinangDiduga Ada Uang Palsu Beredar di Tanjungpinang, Begini Cara Mengatasi Penyebarannya

Diduga Ada Uang Palsu Beredar di Tanjungpinang, Begini Cara Mengatasi Penyebarannya

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Pedagang kelontong di kawasan Masjid Agung Al-Hikmah Jalan Thabib Tanjungpinang, Indra hari Selasa (12/2/2025) mengaku menjadi korban uang palsu yang diedarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Uang pecahan Rp100 ribu yang terdapat di laci tempat penyimpanan uang jualan diduga palsu. (sumber : presmedia.id)

Terus bagaimana caranya agar masyarakat bisa meminimalisir atau mengetahui uang palsu untuk menghindari kerugian finansial.

Berikut adalah beberapa cara untuk memeriksa keaslian uang, disertai dengan sumber referensi yang dapat dipercaya:

1. Periksa Fitur Keamanan Uang

*) Watermark (Tanda Air):

Arahkan uang ke cahaya untuk melihat gambar tersembunyi yang terlihat transparan.

*)Benang Pengaman:

Benang yang tertanam di dalam uang akan terlihat seperti garis gelap saat diterawang dan biasanya bertuliskan nilai nominal uang.

*)Tinta Berubah Warna:

Pada uang kertas tertentu, tinta nominal atau gambar akan berubah warna ketika dilihat dari sudut berbeda.

*)Hologram:

Beberapa uang memiliki hologram yang terlihat bergerak atau berubah saat diputar.

2. Rasakan Tekstur Uang

Uang asli memiliki tekstur yang kasar pada bagian tertentu, seperti gambar pahlawan atau tulisan nominal, karena menggunakan teknik cetak intaglio.

Uang palsu biasanya terasa lebih halus atau licin.

3. Gunakan Alat Bantu

*) UV Light (Lampu Ultraviolet):

Di bawah sinar UV, fitur keamanan seperti benang pengaman atau gambar tertentu akan berpendar.

*)Money Detector Pen :

Alat ini dapat mendeteksi tinta khusus yang digunakan pada uang asli.

4. Periksa Detail Cetakan

Uang asli memiliki cetakan yang tajam dan detail, sedangkan uang palsu sering kali memiliki cetakan yang buram atau tidak jelas. Perhatikan juga keselarasan gambar dan tulisan.

5. Bandingkan dengan Uang Asli

Bandingkan uang yang dicurigai dengan uang asli dari nominal yang sama. Perhatikan perbedaan pada warna, ukuran, dan fitur keamanan.

6. Gunakan Aplikasi atau Alat Digital

Beberapa bank atau lembaga keuangan menyediakan aplikasi untuk memindai dan memverifikasi keaslian uang.

Contoh: Aplikasi BI-Rupiah dari Bank Indonesia yang membantu mengenali fitur keamanan uang rupiah.

7. Laporkan Jika Menemukan Uang Palsu

Jika Anda menemukan uang palsu, segera laporkan ke bank terdekat atau kepolisian. Jangan mencoba mengedarkan uang palsu karena dapat melanggar hukum.

Dengan memahami fitur keamanan uang dan menggunakan alat bantu, masyarakay dapat mengurangi risiko menerima uang palsu.

Penulis : beritaibukota.com

editor    : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses