Senin, Mei 4, 2026
BerandaKepriKe Lagoi Tidak Perlu Lagi PCR/Antigen, Buralimar Sambut Baik Kebijakan Tersebut

Ke Lagoi Tidak Perlu Lagi PCR/Antigen, Buralimar Sambut Baik Kebijakan Tersebut

Beritaibukota.com,- Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar menyambut baik kebijakan terbaru terkait aturan pengunjung ke tempat wisata di Lagoi mulai 8 Maret 2022.

Pengunjung domestik yang hendak berkunjung ke kawasan wisata Lagoi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), kini tak perlu lagi tes COVID-19 PCR/Antigen dengan catatan minimal sudah selesai vaksinasi dosis dua maupun penguat (booster).

Kebijakan ini juga sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022 Satgas Nasional COVID-19.

Terus bagaimana dengan mereka yang masih satu kali mendapatkan vaksin. Dalam SE tersebut dijelaskan bagi pengunjung dengan vaksinasi dosis satu atau belum vaksin (alasan kesehatan) wajib memiliki surat hasil tes negatif COVID-19 PCR 3×24 jam atau Antigen 1×24 jam. Namun bagi anak-anak di bawah usia 6 tahun tidak wajib tes COVID-19 selama didampingi orang dewasa.

“Sangat menyambut baik kebijakan tersebut dan memberi angin segar untuk dunia pariwisata Kepri, ” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri Buralimar, Rabu (9/3).

Buralimar menyebut kebijakan tersebut disambut baik para pelaku wisata dan wisatawan domestik, karena selama ini mereka sangat keberatan dengan persyaratan tambahan tes COVID-19 PCR/Antigen saat masuk Lagoi, mengingat biaya tes kesehatan itu cukup mahal yang mencapai ratusan ribu rupiah.

Dia optimis kelonggaran tersebut dapat memantik geliat kunjungan wistawan domestik ke Lagoi, apalagi menyusul rencana pemberlakuan perjalanan domestik laut, darat, dan udara di Indonesia tidak lagi wajib tes COVID-19 PCR/Antigen.

“Selain mengejar wisman, wisatawan domestik juga tak boleh dilupakan, mereka tetap jadi prioritas kita,” ujar dia.

Buralimar juga memastikan bahwa kunjungan wisman Singapura dengan skema “travel bubble” di Lagoi saat ini, tidak akan terpengaruh dengan kunjungan wisatawan domestik, begitu pula sebaliknya.

Menurutnya kini tak ada batasan lagi antara wisman maupun wistawan domestik. Kedua belah pihak boleh saling berbaur atau berinteraksi, karena sama-sama sudah divaksin COVID-19.

“Insya Allah, aman. Sebab, sama-sama sudah memiliki kekebalan tubuh untuk menghindari paparan COVID-19,” ujar Buralimar. (Nto)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses