Beritaibukota.com,KEPRI – Wajah sumringah terpancar dari mimik Nurdin Basirun ketika bercengkrama dengan sejumlah awak media di mie tarempa Kilometer 7, Selasa (23/8). Diiringi canda tawa, mantan Gubernur Kepri ini kembali bercerita bagaimana kisah perjalanannya ketika selalu ditemani wartawan ketika menjalankan roda pemerintahan ketika dia memimpin Kepri ini.
“Memilih silaturahmi bersama dan jumpa kawan-kawan. Sudah rindu ketemu teman lama. Saya terharu, terobati rasa rindu jika sudah bertemu, ” begitulah kalimat yang disampaikan Nurdin dengan wajah sumringahnya.
Pria yang juga pernah menjabat Bupati Karimun ini mengatakan belum ada berpikir terkait politik. Ia mengatakan perlu mengistirahatkan diri setelah kembali ke kampung halamannya.
Bahkan dengan tegas mengatakan jika ada yang nawarin soal politik dirinya akan langsung menolak.
Apalagi jika ditanya soal dukung mendukung Nurdin mengatakan tidak ada pikiran kesitu. “Nanti dibilang sok jago pula, ” ungkapnya sambil tertawa.
Saat ini dirinya mengatakan akan lebih fokus kepada pendekatan ke masyarakat baik itu orangtua maupun anak muda.
Sebagai seorang yang sangat tertarik dengan olahraga, Nurdin, menginginkan lewat olahraga bisa membina generasi muda. Lewat pembinaan olahraga ini pelan-pelan melakukan pembinaan untuk agama dan selanjutnya memberikan motivasi usaha.
“Kalau langsung kita ceramahi agama, pemuda itu takutnya tak masuk. Anak muda itu harus cuci otaknya dulu lewat olahraga. Baru kita arahkan ke agama. Saya siap sumbangkan pikiran untuk itu. Tapi jangan dibilang itu politik. Bisa membina kaum muda itu ada kepuasan batin,” kata Nurdin.
Nurdin juga mengatakan ada pesan yang disampaikan masyarakat kepadnya untuk jangan berhenti membangun meski tidak lagi jadi gubernur. Karena sebenarnya sebut Nurdin, apapun kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada kita. Teori simpelnya begitu.
“Untuk kebijakan di pemerintahan, Saya tidak mau campuri. Yang penting doa ajalah. Semua bisa aman. Saya rasa mereka berpikir juga sama dengan saya. Tidak ada pemerintah yang tidak mau membangun wilayahnya. Ekonomi kan udah mulai bagus, yang penting aman dan kondusif, ” ungkap Nurdin mengakhiri pembicaraan.
Penulis : Rinto Situmorang



