Kamis, Juni 18, 2026
BerandaKepriPariwisata dan Ekonomi Kreatif Diharapkan Mampu Gerakkan Ekonomi Kepri

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Diharapkan Mampu Gerakkan Ekonomi Kepri

Beritaibukota.com,KEPRI- Pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan mampu mendongkrak dan penggerak ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang luas di Kepri di masa pemulihan kondisi pandemi covid-19 ini.

Untuk itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam pemerintahannya sangat mendukung segala sesuatu yang berkaitan dengan kemajuan wisata dan ekonomi kreatif.

Bahkan berbagai turnamen olahraga seperti golf di Batam yang dinilai mampu menarik wisatawan datang ke Kepri diharapkan bisa terus dilaksanakan.

“Sebentar lagi juga ada even di Bintan. Namanya Tour de Bintan. Nanti bakal dihadiri ratusan bahkan hingga ribuan orang dari luar negeri. Itu sangat baik untuk perkembangan wisata kita, ” kata Ansar, Rabu (21/9).

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam pernyataannya, Selasa (20/9/2022) mengatakan pariwisata dan ekonomi kreatif adalah penggerak ekonomi dan pencipta lapangan kerja yang luas, tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia.

“Sebelum pandemi COVID-19, pariwisata menjadi salah satu sektor terpenting dalam ekonomi dunia. Menyumbang 10 persen dari PDB global dan menyerap lebih dari 320 juta lapangan kerja di seluruh dunia,” kata Menparekraf.

Maka TWG yang merupakan salah satu working group dari Presidensi Indonesia pada KTT G20 2022 mengusung isu utama yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut yakni penguatan komunitas dan UMKM sebagai agen transformasi pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga pemulihan ekonomi harus berpusat pada masyarakat dan diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat.

Namun, Menparekraf menyebutkan data dari Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) yang menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 telah menempatkan 100 juta pekerja parekraf dalam kondisi yang tidak baik. Bisnis UMKM pun lesu akibat adanya pembatasan mobilitas masyarakat.

“Untuk itu, bersama negara-negara anggota G20, kita perlu merancang sebuah best practice bagaimana kita dapat memperkuat sektor parekraf dari sisi komunitas dan juga UMKM agar mampu menjadi agent of change atau local champion dalam mendorong pemulihan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja yang lebih luas,” kata Menparekraf Sandiaga. (Redaksi/kemenparekraf)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses