Minggu, Juni 23, 2024
BerandaNasionalPemerintah Larang Mudik Saat Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Larang Mudik Saat Natal dan Tahun Baru

Pemerintah pusat telah memutuskan membatasi gerak-gerik masyarakat Indonesia pada Natal dan Tahun Baru nanti. Dalam rangka mencegah gelombang baru covid-19 saat Natal dan Tahun Baru, Pemerintah menetapkan PPKM level 3 untuk semua wilayah di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Pemberdayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan pemberlakuan PPKM level 3 di semua wilayah Indonesia untuk membatasi gerak gerik warga di saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Masyarakat dilarang pulang kampung, berkerumun di tempat umum dan tidak ada pesta kembang api,” kata Muhadjir, Kamis (18/11).

Adapun perincian yang diterapkan saat PPKM Level 3 pada Natal dan Tahun Baru nanti dilansir dari bisnis.com sebagai berikut:

1. Dilarang melakukan pesta kembang api, pawai, arak-arakan yang mengumpulkan kerumunan besar.

2. Dilarang pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer

3. Dilarang bepergian selama Natal dan Tahun Baru

4. Menutup fasilitas umum seperti alun-alun dan lapangan terbuka.

5. Pemerintah memperketat aturan perjalanan naik transportasi umum, minimal sudah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

6. Dilarang mengambil cuti dan memanfaatkan libur nasional saat Natal dan Tahun Baru selama PPKM Level 3, bagi ASN, TNI, POLRI dan karyawan swasta.

7. Selama PPKM Level 3, kegiatan di tempat ibadah maksimal kapasitas 50 persen.

8. Pembatasan jumlah pengunjung di bioskop hingga 50 persen.

9. Pembatasan jumlah pengunjung di tempat makan minum, cafe dan restoran dengan kapasitas maksimal 50 persen.

10. Jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan maksimal kapasitas 50 persen sampai pukul 21.00 dengan penerapan protokol kesehatan ketat

“Kebijakan Nataru bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19, tetapi ekonomi harus tetap bergerak. Pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan juga dilakukan di sejumlah destinasi. Utamanya di tiga tempat, yaitu di Gereja pada saat perayaan Natal, di tempat perbelanjaan, dan destinasi wisata lokal,” ungkapnya. (fik)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.