Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Tim Parsahutaon Bukit Bestari Nauli berhasil menjadi Juara I pada laga final Turnamen Futsal Antar Paguyuban Rumpun Batak Bersatu (RBB) CUP tahun 2022 di Lapangan Futsal Wong Solo (Tepindo Sinaga) di Jalan Engku Putri, Minggu (24/7).
Gol keempat bagi Tim Bukit Bestari menjadi pengunci kemenangan mereka saat bertemu dengan Tim Parsahutaon Martabe di laga final kemarin.
Sedangkan Martabe hanya bisa menyarangkan satu gol ke gawang lawan. Skor pun 4:1 dan kemenangan untuk Bukit Bestari Nauli.
Pertandingan sempat memanas di babak awal. Pertandingan juga masih berimbang di babak pertama satu sama. Namun keadaan berbalik di babak kedua.
Tim Bukit Bestari tersebut habis-habisan menyerang pertahanan Martabe FC hingga kebobolan tiga gol. Sekitar lima menit menjelang berakhirnya babak kedua, gol keempat menjebol gawang Martabe.
Pada babak kedua ini wasit harus mengeluarkan dua kartu kuning kepada pemain Martabe dan Bukit Bestari lantaran emosi di lapangan.
Bahkan para offisial dan pemain cadangan sempat masuk ke lapangan untuk mengamankan situasi. Namun situasi kemudian terkendali dan pertandingan dilanjutkan.
Nober Tobing, Pelatih Martabe FC mengatakan, sejak awal mereka tidak menjagokan timnya masuk ke semifinal. Kenyataannya malah sampai ke final.
“Udah hebat ini. Awalnya aja kita ikut turnamen ini agar sama-sama berpartisipasi. Tidak ada target apa-apa. Pemain kita minim dan sudah berumur. Ternyata bisa juga juara dua,” ucapnya usai pertandingan.
Pendapat yang sama juga disampaikan Gading Batubara, offisial Martabe FC. Kata dia, meski tidak ada target juara, namun pemain Martabe FC sanggup membuktikan diri bahwa mereka bisa bermain dengan apik.
“Kita kan tak masuk yang diperhitungkan. Malah banyak tim yang diperhitungkan malah kita tumbangkan. Tak disangka Martabe bisa sampai sejauh ini,” ucapnya.
Awalnya ada beberapa tim yang diprediksi akan sampai ke semifinal yakni, Pasabar FC, Marsihaholongan, Bukit Bestari Nauli hingga Lembah Purnama. Martabe tidak masuk.
“Makanya sebelum tanding, kita sudah sampaikan ke pemain jangan jadikan permainan ini beban. Jangan terbawa emosi. Bisa Juara dua sudah sangat syukur,” tambahnya.
Beda dengan Martunas Situmeang. Supporter Martabe FC ini sejak awal sudah menjagokan timnya masuk final dan memprediksi akan bertemu dengan Parsahutaon Marsihaholongan Bintancenter di final.
Tapi bola itu bundar. Tidak ada yang bisa memastikan hasil pertandingan. Dia juga menerima hasil laga final tersebut.
Dia bangga melihat teman-temannya yang sudah menguras tenaga di lapangan untuk menjunjung tinggi nama besar Parsahutaon Martabe di kalangan Batak di Tanjungpinang ini.
Sebelum pertandingan dimulai, beragam pendapat yang sempat muncul di lapangan. Banyak yang memprediksi Martabe bakal keluar jadi juara. Ada juga yang memprediksi Bukit Bestari lah juaranya nanti dan menjadi kenyataan.
Sebelum laga final, digelar juga pertandingan mencari Juara III dan Juara Harapan antara Tim Parsahutaon Marsihaholongan Bintancenter dengan Parsahutaon Dompak Indah dan dimenangkan Tim Marsihaholongan.
Inilah susunan juara :
Juara 1 Parsahutaon Bukit Bestari Indah
Juara 2 Parsahutaon Martabe
Juara 3 Parsahutaon Marsihaholongan Bintancenter
Juara 4 Parsahutaon Dompak Indah
Top Skor : Stefanus Marpaung
Pemain terbaik : David
Tim Bukit Bestari Indah menerima dua piala sekaligus termasuk piala bergilir. Itu artinya, turnamen yang sama akan dijadikan ajang tahunan.
Piala bergilir diserahkan Ketua Umum RBB Kota Tanjungpinang, Antoni Simatupang. Piala Juara I diserahkan anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang. Uang pembinaan dan piagam diserahkan Sekretaris RBB.
Piala untuk Juara 2 diserahkan tokoh masyarakat Batak, Tepindo Sinaga dan piagam serta uang pembinaan diserahkan Bendahara RBB Tanjungpinang, Jontiaman Saragih.
Piala untuk Juara 3 diserahkan Pembina/Penasehat RBB AKBP (Purn) Hotlan Butar-butar. Piagam dan uang pembinaan diserahkan natua-tua warga Batak Tanjungpinang, Simorangkir.
Untuk uang pembinaan kepada top skor terbaik diserahkan AKP Monang P Silalahi. Uang pembinaan kepada pemain terbaik diserahkan Pardosi.
Sedangkan piagam penghargaan diserahkan Belsasar Simanjuntak selaku Ketua Panitia Pelaksana Turnamen RBB Cup tahun 2022 dan Koordinator Bidang Olahraga RBB Kota Tanjungpinang.
Belsasar mengatakan, adapun hadiah yang disiapkan panitia yakni, Juara 1: Rp2 juta. Juara 2 Rp1,5 juta. Juara 3 Rp1 juta. Juara Harapan 1 Rp500 ribu. Top scrorer (top skor) Rp250 ribu dan Best player (pemain terbaik) Rp250 ribu.
Turnamen ini diikuti 11 tim parsahutaon. Adapun jumlah persahutaon masyarakat Batak di Tanjungpinang 29. Dia berharap di tahun berikutnya semua Parsahutaon ikut berpartisipasi.
Penulis : Rinto




Dear team redaksi, please revisi :
1. Parsahutaon Bukit Bestari Nauli menjadi Parsahutaon Bukit Lestari Nauli
2. Pemain Terbaik dari David menjadi Gandi Tarigan
Terima kasih