Selasa, Januari 6, 2026
BerandaPariwisataVihara Gunung Dewa Siantan, Kawasan Wisata Religi yang Jadi Simbol Toleransi

Vihara Gunung Dewa Siantan, Kawasan Wisata Religi yang Jadi Simbol Toleransi

Beritaibukota.com,PARIWISATA – Sebuah Vihara berdiri di Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan. Vihara ini bernama Vihara Gunung Dewa Siantan yang sudah berdiri sejak tahun 1960-an. Vihara ini hampir keseluruhan bangunannya berwarna merah menyala dan ditopang oleh pilar-pilar.

Saat ini Vihara Gunung Dewa Siantan menjadi salah satu kawasan wisata sejarah dan religi. Bahkan vihara itu menjadi simbol toleransi dan keragaman di Kepulauan Anambas.

Lokasinya berada di tebing. Bisa terlihat kelestarian hutan masih terjaga di sekitarnya. Vihara ini memiliki tiga kubah hingga ke kuil paling atas. Di beberapa tiangnya yang berwarna biru langit, dililiti patung ular naga warna merah dan hijau. Bagian atas kuil memiliki masing-masing dua patung ular naga yang bertengger kokoh dan saling berhadapan satu sama lain.

Memasuki kedalam vihara, akan terlihat patung-patung dewa yang berdiri di beberapa sudut. Patung-patung itu antara lain Kwan Gui Yung Phu Sat, San Pou Fo, Kwan Ti Kong, Guan Sai, Mako, Tua Pek Kong, dan Sam Po Kong. Di samping itu juga terdapat Patung Budha Gauthama.

Di samping kuil juga terdapat bangunan yang biasa digunakan sebagai tempat belajar Agama, tempat pelayanan serta pusat kegiatan untuk umat Buddha.

Untuk memperindah tempat itu, pengelola vihara menghias sekitarnya dengan tanaman  bunga hidup. Konstruksi gedung vihara dibangun di atas tebing yang cukup tinggi dengan sejumlah bebatuan besar di sekelilingnya.

Biasanya Vihara ini akan jauh lebih ramai dikunjungi saat hari besar perayaan Imlek umat Buddha ataupun adanya kunjungan liburan dari para wisatawan luar maupun lokal yang telah mendapatkan izin dari pengurus Vihara.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengatakan, Vihara Gunung Dewa Siantan ini tidak semata hanya dijadikan objek wisata di Anambas.

“Vihara itu juga dipakai sebagai tempat peribadatan warga Tionghoa yang berada Kepulauan Anambas khususnya di Kecamatan Siantan,” ujar Luki.

Luki mengatakan Vihara Gunung Dewa Siantan telah masuk ke dalam salah satu wisata religi yang menjadi simbol keragaman di Kepulauan Anambas.

Vihara Gunung Dewa Siantan tersebut satu-satunya rumah peribadatan warga Tionghoa yang beragama Buddha di Kecamatan Siantan.

penulis : beritaibukota.com

editor   : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses