Sabtu, Mei 25, 2024
BerandaNatunaWakil Bupati Natuna Berharap Melalui Pengeboran di Laut Natuna, DBH Natuna Naik

Wakil Bupati Natuna Berharap Melalui Pengeboran di Laut Natuna, DBH Natuna Naik

Beritaibukota.com,NATUNA – Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna melaksanakan pertemuan bersama Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Natuna, (8/11), dengan Agenda Pemaparan Hasil Kegiatan Pengeboran Block Tuna Tahun 2021 di Laut Natuna.

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda mengatakan hari ini akan mendengar paparan atau menyaksikan atau melihat, tentang proses pengeboran yang berlangsung di perairan Laut Natuna.

Walaupun pengeboran di laut memang kewenangan pemerintah pusat tapi pasti berhubungan dengan wilayah terdekat yaitu di daerah Natuna. Rodhial mengatakan ada beberapa hal penting yang perlu dicermati dalam proses pengeboran minyak walaupun Pemkab tidak punya kewenangan tapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengamankan proses pengeboran ini supaya bisa terselesaikan dan berjalan dengan sukses.

Rodhial Huda mengatakan Pemkab memiliki tanggung jawab dalam kegiatan pengeboran ini baik dalam tahap eksplorasi dan eksploitasi. Ini bertujuan agar kita sama- sama bisa merasakan hasilnya kedepannya. “Saya berharap dengan kegiatan ini kita Natuna akan kecipratan minyaknya artisnya DBH ( Dana Bagi Hasil ) naik, dan bisa mendorong investasi yang lebih besar demi pembangunan Natuna kedepan,” ungkap Rodhial.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, mengatakan operator Migas di Blok Tuna, Premier Oil, melakukan pengeboran pada sumur Singa Laut 2 dan Kuda Laut 2, pada pertengahan bulan Juni 2021 lalu, kegiatan itu merupakan kelanjutan dari pengeboran sumur eksplorasi yang sudah dilakukan pada tahun 2014 (Singa Laut -1 dan Kuda Laut-1). Tujuannya sendiri untuk mendapatkan data tambahan terkait dengan cadangan yang ada di Blok Tuna sehingga dapat digunakan untuk membuat rencana pengembangan kedepan.

Selanjutnya Rikky Rahmat Firdaus menambahkan perlu di ketahui  jarak kerja wilayah Natuna jauhnya sekitar 200 kilometer ke arah utara, yaitu wilayah kerja eksplorasi yaitu wilayah yang belum bisa menghasilkan,  dimana di situlah letak sumur sumur Singa Laut 2 dan Kuda Laut 2.

Di akhir paparnya Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus berharap ada dukungan dari Pemerintah Daerah dalam kegiatan pengeboran minyak.

Kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Daerah terkait kegiatan operasional di lapangan, dan juga tanggung jawab sosial demi kelancaran dalam kegiatan ini,” tutupnya mengakhiri pemaparan. (nto)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.