Beritaibukota.com,KEPRI – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya menghidupkan keindahan Pulau Penyengat sebagai kawasan wisata budaya dan sejarah yang nyaman. Seiring dengan pembangunan jalan dan revitalisasi bangunan yang digesa, hari ini Pulau Penyengat menyambut kehadiran 11 unit kendaraan listrik yang siap dioperasikan untuk memfasilitasi transportasi di pulau bersejarah tersebut.
Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik dipilih sebagai langkah ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan ekstra bagi para wisatawan yang berkunjung.
“Selain lebih ramah lingkungan dan membuat nyaman wisatawan, secara bentuk juga lebih eksotis dan menambah daya tarik serta keunikan Pulau Penyengat,” ujar Ansar di Pulau Penyengat, Senin (13/11).
Dengan langkah ini, Pemerintah berharap Pulau Penyengat dapat menjadi mesin penggerak ekonomi di Tanjungpinang dari segi sektor wisata. “Kita percantik terus Pulau ini. Kita mau Penyengat memiliki magnet daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Makanya kita poles terus. Tahun depan juga kita lanjutkan lagi. Dan tentunya untuk membangun ini kita butuh kerjasama semua pihak,” tambah Ansar.
Sementara itu, Ansar juga menghimbau para supir bentor yang saat ini beroperasi di Pulau Penyengat untuk bersabar. Dengan adanya 11 unit kendaraan listrik pada tahun ini, ia menyatakan bahwa Pemprov Kepri berencana untuk menambah jumlah kendaraan listrik tersebut pada tahun-tahun berikutnya.
“Tahun ini kita sediakan 11 unit terlebih dahulu. Mengingat tahun ini belum semuanya dapat, maka saya harap bapak-bapak yang belum dapat tahun ini untuk bersabar. Tahun depan Insya Allah kita tambah lagi sehingga semuanya bisa mendapatkan,” jelas Ansar.
Dengan beroperasinya kendaraan listrik, Pulau Penyengat diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang lebih berkesan dan menyeluruh, sambil tetap menjaga keberlanjutan lingkungan di pulau bersejarah ini.
Penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



