Senin, April 20, 2026
BerandaTanjungpinang64 Tenaga Kesehatan Ikuti Orientasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer

64 Tenaga Kesehatan Ikuti Orientasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang menggelar orientasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (13/8/2024) kemarin. Diikuti 64 tenaga kesehatan, acara akan berlangsung selama empat hari hingga Jumat (16/8) besok.

Kepala Dinkes Tanjungpinang Rustam mengatakan, dalam implementasi layanan primer ada lima klaster. Terdiri dari klaster manajemen, klaster kesehatan ibu dan anak, klaster dewasa dan lanjut usia, klaster pencegahan dan pengendalian penyakit dan lintas klaster.

“Orientasi dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam implementasi layanan kesehatan primer pada masing-masing klaster yang menjadi tanggung jawabnya,” ujarnya.

Menurutnya, peserta orientasi terdiri dari ketua tim kerja dan penanggungjawab masing-masing klaster di Dinkes sebanyak enam orang.

Selanjutnya ketua tim kerja dan penanggungjawab klaster di delapan puskesmas masing masing enam orang dan petugas puskesmas pembantu sebanyak empat orang serta fasilitator dinkes sebanyak empat orang.

Selain itu, Rustam menyebutkan Dinkes telah melaunching implementasi layanan kesehatan primer di tiga puskesmas yaitu Puskesmas Batu 10, Puskesmas Sei Jang dan Puskesmas Kampung Bugis pada 1 Agustus 2024 yang lalu.

Launching dilakukan oleh Pj Wali kota Tanjungpinang Andri Rizal dan dihadiri Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI.

Ia menjelaskan, urgensi penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer ini adalah untuk memperkuat cakupan kesehatan semesta, menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular dan menular.

Selain itu menurunkan beban finansial akibat penyakit kronis melalui penguatan pendekatan promotif dan preventif, penguatan jejaring layanan di tingkat kecamatan, kelurahan dan RW/RT serta inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi.

“Pemantauan wilayah setempat akan diperketat dan skrining kesehatan pada seluruh penduduk di setiap siklus kehidupan akan dilakukan secara masif,” tambah Rustam.

penulis : beritaibukota.com

editor   : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses