Selasa, April 21, 2026
BerandaTanjungpinangPemko Tanjungpinang Raih Penghargaan Nasional atas Komitmen Lestarikan Bahasa Melayu

Pemko Tanjungpinang Raih Penghargaan Nasional atas Komitmen Lestarikan Bahasa Melayu

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Atas dedikasi dan kontribusi dalam pelestarian bahasa daerah, khususnya bahasa Melayu, Pemko Tanjungpinang menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, dalam acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN) 2025 yang berlangsung pada Senin, 26 Mei 2025, di Gedung Merah Putih PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat.

Ajang ini merupakan bagian dari program revitalisasi bahasa daerah yang digagas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Tanjungpinang dinilai sebagai kota dengan komitmen tinggi dalam menjaga dan mengembangkan bahasa daerah. Berdasarkan usulan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang terpilih di antara tujuh kabupaten/kota di Kepri karena konsistensinya dalam menjalankan berbagai program pelestarian bahasa Melayu.

Program tersebut mencakup kegiatan edukatif di sekolah-sekolah, lomba kebahasaan, serta penerapan tulisan Arab Melayu pada penamaan jalan dan fasilitas umum di wilayah kota. Inovasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menghidupkan kembali penggunaan bahasa Melayu sebagai identitas budaya lokal.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan ini.

“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ini merupakan hasil dari sinergi seluruh elemen, mulai dari Dinas Pendidikan hingga Kantor Bahasa Provinsi Kepri. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah,” ucap Lis.

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian tulisan Arab Melayu sebagai bagian dari warisan budaya.

“Sejak awal kepemimpinan saya, penggunaan tulisan Arab Melayu sudah kami inisiasi untuk penamaan jalan. Ini bukan hanya simbol, tapi wujud konkret pelestarian nilai budaya lokal,” tambahnya.

Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang turut menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Kantor Bahasa Kepri, serta berkomitmen untuk terus memperkuat pendidikan kebahasaan dan kebudayaan di lingkungan sekolah.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya pelestarian budaya, jika dilakukan secara berkesinambungan dan kolaboratif, akan membawa dampak positif dan pengakuan di tingkat nasional. Tanjungpinang pun semakin mempertegas posisinya sebagai pusat budaya Melayu di Kepulauan Riau.

penulis : beritaibukota.com

editor    : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses