Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Roby Nagasakti diduga melakukan aksi bunuh diri dengan terjun dari lantai tujuh salah satu hotel di Tanjungpinang, Jumat (25/3).
Hasil keterangan dari dokter jaga RSUD Provinsi KEPRI dr. H.Indra Faisal, mengungkapkan hasil pemeriksaan mayat Roby, tidak ada tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban.
Kasatreskrim Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban mengatakan hasil dari keterangan para saksi bahwa Roby sengaja menjatuhkan dirinya dari lantai 7 di salah satu hotel di Tanjungpinang.
Hasil keterangan dari istri korban, Roby keluar rumah sekira pukul 07:00 untuk membuka toko milik mereka yang letaknya tidak jauh dari hotel tempat Roby mengakhiri hidupnya.
Istri korban pukul 10.00 pagi datang ke toko tapi tidak menemukan suaminya. Ratna pun meminta saudarinya untuk mencari suaminya. Pada pukul 12:30 wib istri korban mengetahui bahwa suaminya telah meninggal dunia di salah satu hotel yang dekat dari toko mereka yang diduga jatuh dari lantai 7.
Sya’ban mengatakan menurut keterangan para saksi yaitu pekerja di hotel sempat melihat Roby sedang duduk di pinggiran pagar pembatas Hotel. Pekerja itu menegur korban agar turun dari pagar pembatas. Tapi saat itu korban hanya diam dan tidak mau turun. Pekerja akhirnya menghubungi rekan kerjanya untuk membantu memberi tahu korban agar tidak duduk di pagar pembatas hotel lantai 7.
Saat itu ada tiga pekerja naik ke lantai 7 untuk melihat kejadian tersebut. Mereka melihat Roby sedang duduk di pagar pembatas hotel. Mereka pun menegur korban agar turun dari pagar pembatas. Saat itu korban langsung turun dari pagar pembatas.
Setelah dianggap aman, para pekerja hotel kembali melanjutkan aktivitasnya. Roby pun saat itu sudah turun dari lantai 7.
Namun pukul 09:30 para pekerja kembali melihat Robby di lantai 7 dan menegurnya dengan mengatakan untuk tidak berada di atas lantai 7 dikarenakan lantai 7 khusus unk karyawan teknisi mesin.
Setelah ditegur, korban langsung pindah ke bar yang berada di tengah lantai 7 hotel dan duduk dengan alasan untuk berjemur. Setelah 15 menit dilantai 7, para pekerja kembali melakukan pengecekan mesin secara keseluruhan.
“Sekitar pukul 10:52 para pekerja mengetahui bahwa korban jatuh dari lantai 7. Mereka melihat melihat korban dalam keadaan terlungkup tidak bernyawa. Kemudian manager hotel menghubungi pihak Kepolisian, ” kata Sya’ban.
Sya’ban mengatakan dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri. Untuk kepastiannya akan dilakukan penelusuran lebih lanjut. (Ko)



