Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Tanjungpinang berlangsung khidmat di Aula Kantor Wali Kota Tanjungpinang, bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-79 Pemuda Katolik, Sabtu (16/11/2024).
Acara pelantikan ini juga menjadi momentum refleksi perjalanan panjang organisasi Pemuda Katolik yang telah berdiri selama 21 tahun di Kepulauan Riau.
Ketua terpilih, Adalusianus Sianturi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama dalam membangun organisasi.
Adalusianus mengatakan segenap Pemuda Katolik bersama-sama berkomitmen untuk membangun organisasi yang lebih baik di masa depan.
“Dengan kerja sama dari semua pihak, kita mampu menghadapi berbagai tantangan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengatakan siap bekerja keras, bergandengan tangan untuk memajukan organisasi ini. Kesuksesan hanya dapat diraih melalui kerja sama yang solid dan komitmen bersama
“Pro Ecclesia et Patria, demi Gereja dan Tanah Air, menjadi semangat kami. Dengan bergandengan tangan, kami siap menghadapi tantangan untuk memajukan organisasi ini,” ujarnya penuh semangat.
Pendiri Pemuda Katolik Kepri yang sekaligus ditunjuk sebagai Pembina Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Tanjungpinang, Petrus Sitohang, mengungkapkan perjalanan historis organisasi ini. Ia berbagi cerita saat menerima mandat dari Pengurus Pusat Pemuda Katolik pada tahun 2001 untuk membentuk Komcab di Kepri.
Pelantikan pertama organisiasi Pemuda Katolik di Kepri terjadi pada Mei 2003, bahkan sebelum Provinsi Kepulauan Riau resmi berdiri.
“Tidak mudah membangun organisasi di masa awal, tetapi kami tetap melangkah. Kini, 21 tahun kemudian, kita berada di sini dengan kebanggaan luar biasa. Pelantikan ini adalah bukti bahwa pemerintah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga untuk berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Petrus.
*) Harmoni untuk Kota Tanjungpinang

Ketua Komisaris Daerah Pemuda Katolik Kepri, Vandarones Purba, menaruh harapan besar kepada pengurus baru. Ia menegaskan pentingnya menciptakan suasana harmonis dan kondusif di Tanjungpinang.
“Pemuda Katolik tidak perlu menjadi pohon beringin yang tinggi menjulang. Cukuplah menjadi pohon ceri yang teduh dan buahnya dapat dinikmati siapa saja. Mulailah berkontribusi dari lingkungan sekitar, dari tetangga. Pemuda Katolik harus seratus persen NKRI, menjunjung toleransi, dan kebersamaan,” katanya.
Pastor Moderator Pemuda Katolik, Romo Agustinus Pramodo, juga mengingatkan pentingnya keseimbangan. Ia menyebut Pemuda Katolik sebagai organisasi kecil yang indah, yang memiliki peran unik di tengah masyarakat Tanjungpinang.
“Jika ingin menjadi organisasi yang utuh, aktiflah di Gereja dan masyarakat. Keduanya harus sejalan. Pemuda Katolik adalah bagian indah dari Tanjungpinang, dan saya menunggu keterlibatan lebih besar dari mereka,” ungkapnya.
*)Dukungan dari Pemerintah dan DPRD
Ketua DPRD Tanjungpinang, Agus Djurianto, turut memberikan ucapan selamat. Ia berkomitmen mendukung kegiatan Pemuda Katolik.
“Organisasi kecil ini bisa besar jika dipimpin dengan baik. Ambil nomor telepon saya, kita diskusikan apa yang bisa saya bantu untuk Pemuda Katolik. Selamat untuk adik saya, Sianturi, dan pengurus lainnya. Warnailah Tanjungpinang dengan kontribusi yang positif,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Yatim, yang mewakili Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, menyampaikan harapannya agar Pemuda Katolik terus aktif dalam pembangunan kota.
“Pemerintah terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Kita semua memiliki Tuhan yang sama, meski cara ritualnya berbeda. Bersama-sama, mari kita bangun Tanjungpinang menjadi lebih baik,” katanya.
Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga panggilan untuk bekerja nyata.
Dengan semangat Pro Ecclesia et Patria, Pemuda Katolik Tanjungpinang diharapkan terus menjadi teladan dalam mengabdi untuk Gereja dan bangsa. Perjalanan 21 tahun telah membuktikan ketangguhan mereka, dan masa depan menanti kontribusi yang lebih besar.
Penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



