Beritaibukota.com,KESEHATAN – Air kemasan sering dianggap sebagai pilihan praktis dan aman untuk memenuhi kebutuhan hidrasi sehari-hari. Namun, konsumsi air kemasan secara terus-menerus dalam jangka panjang ternyata dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan dan lingkungan.
Berikut adalah beberapa bahaya yang perlu diwaspadai, berdasarkan penelitian dari Healthline dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
*)Kandungan Mikroplastik
Studi terbaru menunjukkan bahwa banyak air kemasan mengandung partikel mikroplastik, yaitu serpihan plastik berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke dalam tubuh. Meskipun efek jangka panjangnya masih diteliti, mikroplastik diduga dapat mengganggu sistem endokrin dan menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
*)Paparan Bahan Kimia Berbahaya
Botol plastik air kemasan sering kali mengandung bahan kimia seperti BPA (Bisphenol A) dan ftalat, yang dapat larut ke dalam air, terutama jika botol terkena panas atau sinar matahari langsung. Bahan kimia ini dikaitkan dengan gangguan hormonal, masalah reproduksi, dan peningkatan risiko penyakit kronis seperti kanker.
*)Dampak Lingkungan
Konsumsi air kemasan yang berlebihan juga berkontribusi pada masalah lingkungan. Botol plastik yang tidak didaur ulang dengan baik dapat mencemari laut dan ekosistem, serta membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Hal ini memperburuk krisis sampah plastik global.
*)Kurangnya Mineral Esensial
Beberapa jenis air kemasan, terutama yang telah melalui proses penyulingan atau reverse osmosis, mungkin kekurangan mineral alami seperti kalsium dan magnesium yang penting untuk kesehatan tulang dan fungsi tubuh. Konsumsi air tanpa mineral dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.
*)Biaya yang Tinggi
Meskipun terlihat praktis, konsumsi air kemasan secara rutin dapat membebani keuangan dalam jangka panjang. Dibandingkan dengan air minum isi ulang atau air keran yang telah disaring, air kemasan memiliki biaya per liter yang jauh lebih tinggi.
Solusi Alternatif:
Untuk mengurangi risiko tersebut, para ahli menyarankan beberapa alternatif, seperti:
1. Menggunakan botol minum yang dapat digunakan kembali (reusable bottle) dan mengisi ulang dengan air yang telah disaring.
2. Memilih air minum dalam kemasan gelas atau karton yang lebih ramah lingkungan.
3. Memastikan air keran di rumah aman dikonsumsi dengan menggunakan filter air berkualitas.
Penulis : beritaibukota.com
Sumber : Healthline.com dan WHO



