Kamis, Mei 14, 2026
BerandaTanjungpinangCamp MMA Tanjungpinang: Mencetak Petarung Tangguh dari Sebuah Gudang Tua

Camp MMA Tanjungpinang: Mencetak Petarung Tangguh dari Sebuah Gudang Tua

*)Raja Ariza Hadir sebagai Pendukung Utama di Tengah Minimnya Dukungan Pemerintah

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Di tengah hiruk-pikuk Jalan Sultan Sulaiman, Batu 5 Bawah, Tanjungpinang, berdiri kokoh sebuah bangunan tua yang dulunya adalah gudang besar.

Kini, bangunan tersebut menjadi rumah bagi impian dan perjuangan para petarung tangguh. Di dalamnya, terdapat Octagon, ring tinju, puluhan sandsack, ratusan dumbbell, dan berbagai perlengkapan untuk tinju, kick boxing, muaythai, jiujitsu, dan MMA.

Dinding-dindingnya dihiasi dengan puluhan medali, trofi, sertifikat, dan piagam juara dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Semua itu menjadi bukti bahwa dari sini, para petarung tangguh lahir—Camp Mixed Martial Arts (MMA) Tanjungpinang.

Camp MMA ini telah menjadi tempat anak-anak Tanjungpinang ditempa menjadi atlet-atlet yang siap bersaing dan berprestasi di berbagai ajang. Namun, kesuksesan tersebut tidak datang dengan mudah.

“Saya memulainya pada 2016 dengan penuh perjuangan. Saya termotivasi untuk membangun camp ini agar anak-anak Tanjungpinang bisa berprestasi di olahraga tarung seperti tinju, kick boxing, muaythai, jiujitsu, dan MMA. Saya membangun camp ini dengan usaha dan modal sendiri. Bahkan saya harus menggadaikan rumah saya demi membangun camp ini,” kata pemilik Camp MMA Tanjungpinang, Saidina Ali, Selasa (17/9/2024).

Ali mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pemerintah belum memberikan dukungan untuk pengembangan prestasi olahraga ini.

“Sering saya keluhkan di media sosial soal bantuan yang nihil, tapi sepertinya pemerintah diam saja,” ujar Ali dengan nada kecewa.

Meski begitu, Ali tetap bertekad dan membuktikan bahwa kerja kerasnya berbuah manis. Prestasi yang diraih oleh atlet-atlet dari camp-nya berbicara lebih dari sekadar dukungan finansial.

“Saya tidak peduli dengan itu semua. Saya tetap berusaha demi anak-anak Tanjungpinang,” tegas Ali.

Dalam perjalanannya, Camp MMA Tanjungpinang akhirnya mendapatkan bantuan dari seorang pemerhati Muaythai, Rina Febriani.

“Ibu Rina adalah orang pertama yang membantu saya. Ketika camp ini butuh dana besar, beliau datang membantu. Bahkan peralatan yang kami miliki ini juga sebagian besar dari bantuannya,” ujar Ali.

Tak hanya itu, Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, juga turut berkontribusi bagi kemajuan Camp MMA.

“Kalau bertanding ke luar negeri, seperti atlet perempuan kami yang saat ini bertanding di Singapura di ajang profesional boxing, biayanya dibantu oleh Pak Raja Ariza. Mulai dari tiket, makan, hingga biaya hotel, semua dibantu. Tidak ada bantuan dari pemerintah,” terang Ali.

Melalui tangan dingin Saidina Ali, sederet prestasi luar biasa telah diraih oleh para atlet dari Camp MMA Tanjungpinang.

“Mulai dari tinju, sudah ada yang bertanding di level profesional antarnegara. Kick boxing baru-baru ini di Batam, kami meraih medali emas. Muaythai, kami juara Porprov, dan untuk MMA, kami telah membuktikan diri sebagai juara di tingkat kabupaten dan kota,” jelas Ali.

Ali berharap perhatian besar yang telah diberikan Raja Ariza terhadap olahraga tarung akan terus berlanjut jika nanti dia diamanahi mendampingi Lis Darmansyah memimpin Kota Tanjungpinang.

“Besar harapan kami Lis-Raja menang di Pilkada Tanjungpinang 2024, agar perhatian dan bantuan untuk memajukan atlet-atlet Tanjungpinang terus berlanjut,” ujar Ali penuh harap.

Sebagai informasi, dalam Pilkada Tanjungpinang 2024, Lis Darmansyah berpasangan dengan Raja Ariza dengan membawa visi Bima Sakti dan misi unggulan demi kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang, dengan tagline Tanjungpinang Berbenah.

penulis : beritaibukota.com

editor   : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses