Rabu, Mei 20, 2026
BerandaNasionalIndonesia Terpilih sebagai Anggota Dewan Eksekutif UNESCO 2023-2027

Indonesia Terpilih sebagai Anggota Dewan Eksekutif UNESCO 2023-2027

Beritaibukota.com,PERANCIS – Melalui sebuah proses pemilihan yang berlangsung di Konferensi Umum UNESCO ke-42 di Markas Besar UNESCO di Paris, Prancis pada tanggal 15 November 2023, Indonesia berhasil meraih posisi sebagai salah satu anggota Dewan Eksekutif untuk periode 2023-2027.

Pada tahap persaingan di Kelompok Regional IV, Indonesia bersaing ketat dengan delapan negara lain di kawasan Asia Pasifik, memperebutkan enam alokasi kursi Dewan Eksekutif UNESCO. Bersama dengan Afghanistan, Australia, Bangladesh, Iran, Kyrgistan, Pakistan, Korea, dan Sri Lanka, Indonesia berhasil mendapatkan dukungan suara dari 154 negara, menempati posisi tertinggi kedua di Kelompok IV.

Keberhasilan Indonesia sebagai anggota Dewan Eksekutif ini menjadi yang ke-8 kalinya sejak bergabungnya menjadi anggota UNESCO pada tahun 1950. Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap peran signifikan Indonesia dalam memajukan isu kebudayaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, serta komunikasi dan informasi di tingkat global.

Sebagai anggota Dewan Eksekutif, Indonesia akan memegang peran penting dalam merumuskan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis terkait program-program dan kebijakan UNESCO. Dewan Eksekutif juga memiliki tanggung jawab mengawasi pelaksanaan program-program UNESCO serta mengelola anggaran organisasi agar berjalan efisien sesuai kebijakan yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monako, Mohamad Oemar yang juga merupakan Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, menyampaikan terima kasih atas dukungan tak tergoyahkan dari negara-negara anggota UNESCO. “Indonesia berkomitmen untuk terlibat aktif dan bekerja sama dengan negara-negara anggota lainnya untuk memastikan kemajuan dan keberlanjutan dalam berbagai bidang yang menjadi fokus UNESCO,” ujar Dubes Oemar.

Keberhasilan Indonesia dalam memenangkan kursi Dewan Eksekutif menjadi cerminan dari komitmen negara ini dalam mendorong perdamaian global, pembangunan berkelanjutan, serta kerjasama internasional dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, serta komunikasi dan informasi.

Dewan Eksekutif adalah salah satu dari dua badan pengatur terpenting UNESCO setelah Konferensi Umum. Terdiri dari 58 negara anggota dari 6 Kelompok Regional, Dewan Eksekutif bertindak di bawah wewenang Konferensi Umum UNESCO. Untuk periode 2023-2027, komposisi ke-58 negara anggota Dewan Eksekutif telah ditetapkan.

Keberlanjutan peran Indonesia sebagai anggota Dewan Eksekutif UNESCO menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk memimpin inisiatif global demi perubahan positif, mencapai tujuan Agenda Pembangunan Berkelanjutan, dan menjawab tantangan dunia dengan prinsip pluralisme, multilateralisme, dan kerja sama internasional.

Untuk periode 2023-2027, komposisi Dewan Eksekutif dengan 58 negara anggota yang terpilih dari masing-masing kelompok regional adalah sebagai berikut:

  1. Kelompok I (7 negara):
    • Italia
    • Spanyol
    • Perancis
    • Inggris
    • Irlandia
    • Jerman
    • Amerika
  2. Kelompok II (4 negara):
    • Serbia
    • Albania
    • Slovakia
    • Ceko
  3. Kelompok III (4 negara):
    • Brazil
    • Kuba
    • Dominika
    • Argentina
  4. Kelompok IV (6 negara):
    • Pakistan
    • Indonesia
    • Bangladesh
    • Sri Lanka
    • Republik Korea
    • Australia
  5. Kelompok V (a) (7 negara):
    • Mauritius
    • Nigeria
    • Mozambique
    • Pantai Gading
    • Gabon
    • Burkina Faso
    • Liberia
  6. Kelompok V (b) (4 negara):
    • Qatar
    • Arab Saudi
    • Oman
    • Irak

Dengan demikian, totalnya terdapat 32 negara anggota Dewan Eksekutif untuk periode 2023-2027 dengan distribusi yang telah disebutkan di atas. (sumber : rilis )

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses