Beritaibukota.com, TANJUNGPINANG – BPSK Kota Tanjungpinang melakukan sosialisasi ke salah satu Toko Beras, di Kota Tanjungpinang, Minggu (15/10) siang. Sosialisasi ini enanggapi permintaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk menindak pengoplos beras,
Ketua BPSK Kota Tanjungpinang Weldy Anugra Riawan menerangkan, pihaknya berkunjung ke Toko Beras tersebut untuk menindaklanjuti pemberitaan dugaan pengoplosan beras.
“Kita tanggapi permintaan pak gubernur dan Pj Wako Tanjungpinang. Kita siap juga terima aduan masyarakat. Tapi patut dicatat ya, kita bukan penindakan atau pengawasan. Disana itu hanya sosialisasi, agar hak konsumen dijamin,” terang Weldy.
Wakil Ketua BPSK Tanjungpinang, Raja Destry Kurniawan juga menyebutkan, kedatangan mereka sebatas melakukan sosialsasi hak konsumen.
“Pelaku usaha kita beri edukasi agar barang yang dijual terjamin kualitasnya sesuai mutu yang dijual,” sebut Raja.
Senada dengan Raja, Anggota BPSK Tanjungpinang Niaga Fardomuan Harianja menuturkan, pihaknya ke toko sembako tersebut, lantaran pemberitaan sudah cukup meresahkan masyarakat.
Apalagi, ungkap Niaga, persoalan ini sudah direspon oleh Gubernur Kepri dan Pj Wako Tanjungpinang Hasan.
“Kita sosialisasikan hak konsumen. Pak gubernur minta kita profesional, turun langsung pasca dilantik kemarin. Media sosial juga lagi ramai. Masak kita gak turun. Ya maka itu kita turun sosialisasi,” jelas Niaga.
Disamping itu, salah satu konsumen yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku, ada rasa berbeda usai mengkonsumsi beras yang biasanya dbeli dari salah satu toko beras di Tanjungpinang.
“Memang rasa beda. Masak beras Sunkist, biasanya nasinya lembut. Ini agak beda. Tapi masih bisalah dimakan,” ucapnya.
Sementara itu, dalam kunjungan BPSK Tanjungpinang tersebut, turut hadir Ketua BPSK Weldy Anugra Riawan, Wakil Ketua Raja Destry Kurniawan, Anggota BPSK Tanjungpinang Niaga Fardomuan Harianja, Fadel Lubis dan Taufiq.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



