Beritaibukota.com,BATAM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di depan Bank Panin Cabang Fanindo, Kota Batam, Jumat (25/8) tahun 2023, pukul 11.00 WIB.
Kasus ini melibatkan seorang pelaku berinisial PIJ (42 tahun) yang mengancam korban berinisial JN (28 tahun), dengan sebilah pisau untuk merampas uang tunai senilai Rp190 juta.
Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan sejumlah uang tersebut akan disetor korban di bank tersebut. Penjelasan itu disampaikan Zahwani saat konferensi pers di lobby Ditreskrimum Polda Kepri, Senin (4/9).
Korban saat itu diantar tersangka PIJ menggunakan mobil box Toko Indah Baru. Namun sebelum sampai di Bank Panin, tersangka PIJ mengeluarkan sebuah pisau dan menodongkannya ke korban. Korban berontak sehingga tersangka PIJ melaju kencang ke arah Sekupang.
Sesampainya di tepi Jalan Sei Temiang tersangka PIJ menghentikan Mobil Box tersebut lalu mendorong korban JN keluar mobil sambil menarik tas Korban uang berisi uang sejumlah Rp190 juta dan kabur menggunakan Mobil Box tersebut.
Kepolisian yang telah mendapatkan laporan tersebut melakukan pengejaran oleh anggota Opsnal Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau. Hingga akhirnya jejak pelaku PIJ berhasil ditemukan di Jakarta.
“Kemudian pada hari Kamis, tanggal 31 Agustus 2023, sekitar pukul 14.30 WIB, PIJ berhasil ditangkap dan diamankan di rest area parkir truk kontainer di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi,” ujar Zahwani.
Polisi juga mengamankan barang bukti sebilah pisau hitam, uang tunai sebesar Rp.7.280.000,-, surat tanda nomor kendaraan, buku pemilik kendaraan bermotor, jam tangan Alexandre Christie, dan sebuah unit handphone Oppo Reno 10 Pro.
Pelaku PIJ saat ini sedang menjalani penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut di Kantor Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau. Pelaku PIJ juga mengakui bahwa ia merupakan seorang residivis sebelumnya di Palembang.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Atau Ancaman Kekerasan Terhadap Orang Dengan Maksud Untuk Mencuri. Dengan Ancaman Pidana Penjara selama-lamanya 9 (Sembilan) Tahun.
“Adakalanya seseorang perlu membawa uang dalam jumlah besar atau barang berharga yang bernilai tinggi, Polri menghimbau agar masyarakat tidak ragu untuk meminta bantuan. Kepolisian Terdekat selalu siap memberikan pengawalan yang diperlukan untuk memastikan keamanan selama perjalanan. Selain itu, Polri juga telah meluncurkan Aplikasi Polri Super App dan call center polisi 110 yang dapat diunduh oleh masyarakat. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah menghubungi pihak kepolisian dan meminta bantuan pengawalan kapan saja dan di mana saja,” ujar Zahwani.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



