Jumat, Mei 8, 2026
BerandaTanjungpinangWali Kota Tanjungpinang Instruksikan Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri 1446 H

Wali Kota Tanjungpinang Instruksikan Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri 1446 H

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Menjelang Idul Fitri 1446 H, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, menginstruksikan jajarannya dan stakeholder terkait untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan bahan pokok.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) periode Maret 2025, di kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (19/3).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Raja Ariza, perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjungpinang, Bank Indonesia (BI) Wilayah Kepri, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan asosiasi distributor.

“Kita tidak bisa hanya melihat data persediaan barang kebutuhan pokok yang katanya mencukupi, tanpa melakukan verifikasi ke lapangan. Kita juga perlu mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar menjelang Idul Fitri. Tim perlu menyusun langkah-langkah antisipasi,” tegas Lis.

Inflasi Terendah, Tetap Waspada

BPS Kota Tanjungpinang melaporkan bahwa inflasi year on year (yoy) di Tanjungpinang berada pada peringkat terendah ke-5 se-Sumatera. Secara nasional, inflasi di Tanjungpinang menempati peringkat terendah ke-19 dari 150 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia. Komoditas yang memberikan kontribusi inflasi tertinggi adalah makanan, minuman, dan tembakau.

Meski demikian, Lis menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga menjelang hari raya.

“Jangan dilihat kondisi saat ini. Sudah umum terjadi, biasanya menjelang Lebaran nanti beberapa komoditas seolah mengalami kelangkaan dan kenaikan harga. Ini yang harus kita antisipasi sejak sekarang,” ujarnya.

*)Ketersediaan Bahan Pokok dan Tantangan Distribus

Dianas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang menyatakan bahwa ketersediaan sejumlah bahan pokok seperti beras, tepung terigu, gula, telur, cabai, dan bawang dalam kondisi surplus. Namun, kekurangan persediaan terjadi pada komoditas minyak goreng. Untuk mengatasi hal ini, telah dilakukan koordinasi dengan distributor guna memastikan pasokan yang cukup.

Lis mengingatkan bahwa komoditas yang biasanya mengalami kenaikan harga menjelang Idul Fitri antara lain santan, minyak goreng, cabai merah, bawang merah, daging sapi, ayam, dan telur. Ia meminta dinas-dinas teknis terkait untuk bekerja sama dengan distributor dalam mempersiapkan ketersediaan bahan pokok dan memastikan kelancaran distribusi.

“Susun program dan strateginya, turun ke lapangan dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan bahan pokok atau harus membeli dengan harga yang melambung tinggi,” pesan Lis.

Wali Kota juga meminta TPID dan seluruh pihak terkait untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam mengantisipasi lonjakan harga. Hal ini termasuk memantau pasokan barang, memastikan distribusi lancar, serta mengawasi praktik penimbunan atau spekulasi harga yang merugikan masyarakat.

“Kita harus bergerak cepat dan sinergis. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan di saat masyarakat membutuhkan. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang,” tegas Lis.

Dengan langkah antisipasi yang disiapkan, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap dapat menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri 1446 H. Masyarakat pun diimbau untuk tidak panik dan tetap memantau informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan harga dan pasokan barang.

Penulis : beritaibukota.com

Editor    : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses