Kamis, Juni 25, 2026
BerandaTanjungpinangMengaku Alami Kekerasan, Santri ini Kabur Dari Pesantren dan Lapor Polisi

Mengaku Alami Kekerasan, Santri ini Kabur Dari Pesantren dan Lapor Polisi

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG- Seorang santriwati inisial IR (14), di salah satu pondok pesantren di Tanjungpinang mengaku mengalami kekerasan oleh salah satu ustaz berinisial BR yang berada di pasantren tersebut.

Korban ditemani Ketua RT 7 RW 5 Kelurahan Air Raja, Ali Imran mendatangi Polresta Tanjungpinang untuk mengadukan kejadian tersebut, Senin (21/3) malam. Dalam keterangannya, Ali mengatakan dugaan kekerasan yang dialami IR diketahui setelah ia nekat kabur dari Ponpes yang berada di Jalan Raya Tanjung Uban Kilometer 12, kerumah salah satu warga sekitar.

“Korban merupakan seorang santri di Pesantren Raudahtul Qur’an. Korban mengadu ke salah seorang warga. Kemudian warga beritahu saya. Memang ada memar di bagian mata setelah saya lihat,” kata Ali.

Pengakuan Ali ketika mereka hendak membuat laporan ke polisi, BR sempat menghalangi dengan dalih bahwa korban adalah anak didiknya. BR juga mengatakan dirinya tidak ingin dilaporkan ke polisi.

Penjelasan korban kepada Ali, kekerasan yang dilakukan BR sudah diketahui orangtuanya. Bahkan orangtua korban sudah meminta korban untuk meminjam uang Rp150 ribu untuk ongkosnya ke Batam. ” Orang tuanya yang suruh kabur. Anaknya disuruh pinjam duit,” kata Ali.

Ali juga mengatakan bahwa kejadian yang sama sebenarnya sudah sering terjadi selama ini . Bahkan pengakuan Ali sejak dirinya menjabat Ketua RT sudah ada enam orang santri yang kabur dari pondok pesantren tersebut.

Bahkan kasus yang menimpa anak di pesantren tersebut sudah pernah sampai ke Dinas Perlindungan Anak. Namun Ali mengatakan tidak terlalu menghiraukannya karena dirinya tidak dianggap Ketua RT. oleh BR.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap menyebut bahwa dirinya belum menerima laporan perkara dugaan penganiayaan tersebut.

“Nanti kalau sudah sampai ke saya, akan kita laporan secepatnya ke media,” kata Sya’ban, Selasa (22/3). (ko)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses