Beritaibukota.com,KEPRI – Banjir rob akibat pasang air laut kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (17/12).
Peristiwa ini menggenangi permukiman warga di beberapa daerah, termasuk Kelurahan Dabo Lama di Kabupaten Lingga, Pelantar 2 di Kota Tanjungpinang, serta sejumlah wilayah pesisir di Kabupaten Karimun.
Di Dabo Lama, banjir rob menggenangi lebih dari 100 rumah warga di RW 09, 04, dan 03. Tinggi genangan air mencapai selutut orang dewasa. Perangkat desa setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan terhadap korban terdampak.
Sementara itu, di Kota Tanjungpinang, wilayah seperti Pelantar 2, Sei Jang, Pantai Impian, Kampung Bulang, dan Rawasari juga terdampak. Genangan air mencapai betis orang dewasa, mengakibatkan aktivitas warga terganggu. BPBD Kota Tanjungpinang bersama BPBD Provinsi Kepri langsung melakukan penilaian cepat (rapid assessment) dan bersiaga untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
Banjir rob juga melanda sejumlah wilayah pesisir di Kabupaten Karimun. Ketinggian air mencapai 20 cm, meski tidak separah di daerah lain, tetap mengganggu aktivitas masyarakat.
Koordinator Posko TRC-PB BPBD Kepri, Hardin Nafii, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim untuk memantau situasi dan memastikan kesiapan logistik serta bantuan bagi masyarakat terdampak. “Kami terus melakukan pemantauan dan siap memberikan bantuan jika ada laporan kebutuhan mendesak dari warga,” ujarnya.
*)Cuaca di Kepri Masih Berpotensi Hujan
Berdasarkan laporan dari Pusdalops-PB BPBD Kepri, cuaca di wilayah Kepri diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh hujan ringan hingga berawan tebal sepanjang hari ini. Daerah seperti Batam, Tanjungpinang, dan Bintan dilaporkan mengalami hujan ringan pada siang hari, sedangkan wilayah lain seperti Lingga, Natuna, dan Anambas cenderung berawan tebal.
Suhu udara di Kepri diperkirakan berkisar antara 24°C hingga 33°C dengan kelembaban udara 60%–95%. Kecepatan angin mencapai 10–20 km/jam, dengan arah angin dari barat laut ke utara. Tinggi gelombang di beberapa perairan seperti Tanjungpinang, Batam, dan Karimun mencapai 0,5–1,25 meter, sementara di perairan Anambas dan Natuna mencapai 1,25–2,5 meter.
*)Peringatan Dini Banjir Rob
BPBD Kepri mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diperkirakan berlangsung di sejumlah wilayah pesisir. Wilayah Batam dan Bintan diprediksi terdampak hingga 19 Desember 2024, sementara wilayah Dabo Singkep menghadapi potensi hingga 23 Desember. Karimun dan Tanjungpinang juga termasuk dalam daftar daerah yang perlu waspada hingga 20 Desember.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir untuk tetap waspada, terutama selama periode pasang tinggi ini. Jika diperlukan, segera laporkan kebutuhan bantuan melalui BPBD terdekat,” kata Hardin Nafii.
BPBD Kepri juga memastikan kesiapan posko siaga, termasuk operator lapangan dan tim pemantau cuaca yang terus berjaga di posko Pusdalops dan TRC BPBD Provinsi Kepri. Dengan semangat tangguh dan kemanusiaan, BPBD berkomitmen menjaga keselamatan masyarakat Kepri.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



