Beritaibukota.com,NASIONAL – Disinformasi dan misinformasi di ruang digital diprediksi akan marak jelang pemilihan umum 2024. Untuk menangkal praktik culas itu, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) merasa perlu membekali jurnalis dengan pengetahuan dan kecakapan mengecek fakta.
Di Hotel Santika Premiere Padang, bersama Koalisi Cek Fakta, Aliansi Jurnalis Independen, serta Google News Initiative, menggelar pelatihan cek fakta melawan disinformasi dan misinformasi jelang pemilu 2024 pada 7–9 November.
Wakil Sekretaris AMSI, Yulis Sulistiawan, menegaskan sudah menjadi komitmen asosiasinya menjaga ruang digital yang bersih dari disinformasi dan misinformasi.
“Apalagi pemilu sudah dekat dan kita sama tahu seperti apa biasanya hoaks diproduksi pada pemilu yang sudah-sudah. Kami ingin mengajak teman-teman lebih awas pada hal itu,” ujar Yulis pada sesi pembukaan pelatihan.
Bukan tanpa alasan AMSI berkomitmen pada ruang digital yang bersih. Yulis menjelaskan ruang digital yang sehat dan bersih adalah prasyarat menuju pelaksanaan pemilu 2024 yang lebih kredibel.
“AMSI mau ruang digital kita jadi tempat perdebatan ide-ide yang substantif dan bukan isinya fitnah sana-sini, dan bohong sana-sini,” tegasnya.
Selaras dengan itu, Koordinator AMSI Wilayah Sumatra, Muhammad Zuhri mengundang 30 jurnalis dari media siber lintas provinsi berkumpul di Padang guna mengikuti pelatihan ini. Menurut Zuhri, jurnalis adalah golongan yang bisa mengambil peran dalam pencegahan penyebaran kabar bohong dan menyesatkan.
“Kita punya kapasitas dan alangkah tak elok jika kita malah diam saja di hadapan berondongan hoaks,” ujarnya.
Zuhri juga menekankan bahwa pengalaman serta wawasan yang didapat dari pelatihan ini tidak melulu sekadar menyambut hajatan pemilu 2024, tetapi bisa dimanfaatkan kerja-kerja jurnalistik berkelanjutan.
“Jika ruang digital bersih dari hoaks, ekosistem berita makin baik karena diisi oleh berita-berita berkualitas, dan ujungnya perusahaan media akan tumbuh sehat. Itu harapan besar AMSI,” pungkas Zuhri.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



