Senin, Juli 22, 2024
BerandaKepriGubernur Kepri Paparkan Natuna Sebagai Central Perikanan Wilayah Barat

Gubernur Kepri Paparkan Natuna Sebagai Central Perikanan Wilayah Barat

Beritaibukota.com,KEPRI – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memaparkan potensi lautan Kepri khususnya Natuna kepada Menteri Kelautan dan Perikanan RRI Sakti Wahyu Trenggono, di Jakarta, Senin (19/10)

Ansar mengatakan kepada Menteri KKP bahwa Natuna telah dirancang untuk menjadi central perikanan nasional di wilayah Barat. Hal ini didukung dengan kondisi geografis daerah Natuna yang berada di laut lepas dengan kualitas serta kuantitas ikan yang melimpah.

“Potensi laut Natuna sangat luar biasa. Selain kuantitas ikannya banyak, kwalitasnya juga bernilai ekspor. Ditambah lagi memang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Dan tidak hanya untuk Natuna, tapi perikanan juga menjadi komoditi unggulan kedepan bagi Kepulauan Riau,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan ini, lanjut Gubernur, menteri KKP RI menjelaskan jika Pemerintah pusat akan mendorong terus kesejahteraan masyarakat nelayan di daerah, termasuk di Kepulauan Riau melalui program-program unggulannya.

“Pemerintah pusat akan menjamin kesejahteraan dan kesehatan masyarakat nelayan melalui jaminan asurasi nelayan,” terang Gubernur.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepri dan dalam kesempatan ini menjadi salah satu topik yang disampaikan Gubernur kepada menteri KKP adalah terkait pemberdayaan masyarakat nelayan dan pengembangan budidaya ikan oleh nelayan di Kepulauan Riau. Didalamnya ada pembinaan dan penyertaan modal bagi nelayan. Dengan demikian kesejahteraan nelayan bisa terjamin dan kelestarian ikan juga bisa terjaga.

“Untuk mewujudkan program ini, kita membutuhkan dukungan Pemerintah pusat. Dan kita minta agar program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan budidaya ini dapat di prioritaskan di Kepri,” tutup Gubernur. (ko)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.