Rabu, April 15, 2026
BerandaNasionalJaksa Agung RI Resmi Tutup Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa Angkatan 81...

Jaksa Agung RI Resmi Tutup Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa Angkatan 81 Gelombang II

Beritaibukota.com,NASIONAL – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXI (81) Gelombang II Tahun 2024, Rabu (11/12/2024).

Penutupan yang berlangsung di Badan Diklat Kejaksaan RI ini menandai kelulusan 275 peserta yang telah menyelesaikan program pendidikan.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan PPPJ serta mengucapkan selamat kepada para jaksa baru atas pencapaian mereka. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Badan Diklat, pengajar, dan widyaiswara atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi jaksa yang berkualitas.

Jaksa Agung menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam tugas penegakan hukum. Ia mengingatkan para jaksa baru untuk menghormati keberagaman lokal di tempat di tempat tugas mereka sambil menjunjung nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa.

Beradaptasi dengan teknologi modern, termasuk kecerdasan buatan, untuk mendukung profesionalisme tanpa mengesampingkan nilai etika dan hati nurani. Serta menjaga pola hidup sederhana serta menghindari gaya hidup hedonis demi menjadi teladan bagi masyarakat.

“Penegakan hukum tidak hanya soal kepatuhan terhadap norma, tetapi juga harus menyentuh rasa keadilan masyarakat. Jadilah penegak hukum yang humanis dan berdedikasi,” pesan Jaksa Agung.

Ia juga menegaskan komitmen Kejaksaan untuk meningkatkan pengembangan sumber daya manusia melalui manajemen karir berbasis prestasi. Para jaksa didorong untuk terus mengasah kemampuan analitis, intelektual, dan karakter mereka agar siap menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Menutup acara, Jaksa Agung mengingatkan bahwa hidup adalah proses pembelajaran berkelanjutan. Sebagai penegak hukum, tanggung jawab para jaksa bukan hanya kepada institusi, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Orang yang rendah hati adalah orang yang selalu mengucap syukur dalam segala hal dan kesempatan, dan orang yang selalu mengucap syukur adalah orang yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Jaksa Agung.

penulis : beritaibukota.com

editor    : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses