Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Tanjungpinang menghadapi persoalan besar dengan minimnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Masalah ini telah menyebabkan banyak pembangunan yang terbengkalai, membuat kota ini terkesan stagnan.
Untuk mengatasi tantangan ini, pola pikir kepala daerah, yaitu Walikota dan Wakil Walikota, perlu berubah. Mereka harus lebih maju dalam mencari solusi, termasuk mencari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Saat ini, mengandalkan APBD saja tidak cukup, dan banyak permintaan masyarakat yang tidak dapat dipenuhi. Seperti perbaikan jalan, drainase, lampu jalan, kekurangan sekolah, dan bantuan usaha. Hal ini membuat Musrenbang seringkali mengulang keluhan yang sama dari tahun ke tahun.
Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah dan Raja Ariza, hadir dengan solusi untuk mengatasi masalah ini. Mereka berkomitmen untuk mencari APBN sebagai tambahan dana guna menyelesaikan permasalahan yang ada.
Lis Darmansyah akan melakukan lobi ke kementerian terkait di pusat agar program-program kerja dapat diterapkan di Tanjungpinang. Bersama anggota DPR-RI Dapil Kepri serta partai politik pengusung dan pendukung, mereka akan berusaha mendapatkan dukungan APBN dari pusat.
Raja Ariza menjelaskan, masyarakat harus memahami bahwa banyak persoalan tidak terselesaikan karena APBD kita terbatas.
“Kami akan mencari APBN untuk membantu mengatasi ini. Tanpa bantuan APBN, Tanjungpinang akan tetap seperti ini” ujar Raja.
Lis-Raja bertekad untuk memanfaatkan APBD secara efektif, memastikan setiap rupiah digunakan dengan tepat guna. Dengan pengalaman Raja Ariza yang sudah 37 tahun di berbagai posisi penting pemerintahan, mereka berdua diharapkan dapat memastikan anggaran digunakan secara efisien.
Pasangan calon ini memiliki visi jangka panjang untuk Tanjungpinang Berbenah, dengan fokus pada penyelesaian masalah pendidikan, UMKM, air bersih, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, pengangguran, dan kemiskinan.
Mereka telah menyusun program kerja lima tahun ke depan yang melibatkan kombinasi APBD, APBN, dan investasi serta perencanaan birokrasi yang baik.
Meski tantangan berat, Lis-Raja bertekad untuk mengembalikan kejayaan ekonomi Tanjungpinang yang pernah mencapai pertumbuhan 7,6 persen saat Lis Darmansyah memimpin.
Kini, pertumbuhan ekonomi kota ini mengalami penurunan drastis menjadi sekitar 4 persen. Dengan tekad dan strategi yang matang, pasangan ini berupaya membawa perubahan signifikan bagi Tanjungpinang.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



