Beritaibukota.com,BATAM – Dalam upaya meningkatkan investasi India di Kota Batam, Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Sandeep Chakravorty, bersama Konsul Jenderal India di Medan, Shubham Singh, melakukan kunjungan ke Kota Batam pada Minggu (28/1). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama ekonomi antara kedua negara.
Muhammad Rudi, Kepala BP Batam, menjelaskan bahwa Batam tengah gencar membangun dan terus menjadi daya tarik investasi asing. Dalam pertemuan dengan Dubes India, Rudi mempromosikan semua sektor di Batam dan membuka peluang investasi yang luas.
Ariastuty Sirait, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, menyatakan bahwa saat ini sudah ada lebih dari 34 perusahaan India yang berinvestasi di Kota Batam, meskipun banyak di antaranya menanamkan modalnya atas nama Singapura. Namun, Dubes India berharap untuk memperkuat kerjasama antara Kota Batam dan India di masa mendatang.
Salah satu peluang investasi yang menarik minat Dubes India adalah investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan yang sedang dikembangkan oleh BP Batam. Dubes Chakravorty berencana untuk mendorong Apollo Hospital, salah satu rumah sakit terbaik di India, untuk berinvestasi di KEK Kesehatan Batam.
Selain dalam bidang kesehatan, Dubes Chakravorty juga tertarik untuk terlibat dalam pembangunan sejumlah proyek infrastruktur di Kota Batam, termasuk pengembangan Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar.
Dalam peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara India dan Indonesia, Dubes Chakravorty menyambut hangat hubungan yang telah terjalin kuat selama tujuh dekade. Ia berharap peringatan ini akan memperkuat lagi persahabatan dan kerjasama antara kedua negara di masa depan.
Dengan kunjungan ini, diharapkan hubungan investasi antara India dan Kota Batam semakin erat, membawa manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
Penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



