Selasa, Januari 14, 2025
BerandaolahragaKursus 16 Penilai Wasit Memasuki Hari Ketiga, Belajar Analisa Kejadian Lewat Video

Kursus 16 Penilai Wasit Memasuki Hari Ketiga, Belajar Analisa Kejadian Lewat Video

Beritaibukota.com,OLAHRAGA – Kursus penilai wasit yang diikuti 16 penilai wasit untuk refer system memasuki hari ketiga. , Pada hari ini, Sabtu (24/2) mereka melanjutkan materi yang sudah diberikan pada hari sebelumnya.

Sesi pelatihan dengan menggunakan komputer, terus berlanjut sebelum praktik refer system. 16 penilai wasit yang menjadi peserta menganalisa kejadian di suatu pertandingan Liga 1 dan 2 dari video yang sudah disediakan.

Dilansir dari laman pssi.org, Wakil Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa menjadi pembawa materinya, dibantu oleh Jimmy Napitupulu. Raymond Olivier (AFC Referee Instructor) dan Jeremy Kerner (Sports Fusion CEO) tetap ada membimbing pengenalan refer system melalui zoom.

Para penilai wasit ini melihat dengan seksama video dan memberikan penilaian kinerja wasit dan asisten wasit, sebagaimana tugas mereka sebagai penilai wasit.

Penilai wasit sendiri pengertiannya adalah seseorang yang mengevaluasi dan menilai kinerja ofisial pertandingan dengan memberikan saran dan komentar konstruktif untuk membantu para wasit agar berkembang dan maju. Mereka tentu harus lebih tahu mengenai Law of the Game. Mereka juga adalah orang yang berperan penting dalam pengembangan dan penguatan wasit.

Sesi pelatihan tersebut berlangsung dari pagi pukul 09.00 hingga jeda waktu istirahat di pukul 12.00 WIB. Usai itu, mereka melanjutkan kegiatan analisis insiden kembali. Setelah itu, baru masuk ke materi refer system.

Di dalam sistem itu, bisa dilihat jadwal, siapa saja perangkat pertandingan yang ditugaskan selama satu musim, kemudian dalam membuat laporan, juga disediakan video pertandingan. Para penilai wasit ini tinggal memilih waktu kejadian (menit dan detik berapa, ada pilihannya), kemudian sistem akan langsung mengarahkan klip videonya, berdasarkan pilihan penilai wasit.

Lalu ada beberapa pilihan lain untuk memudahkan pekerjaan para penilai wasit, misalnya siapa wasit atau asisten wasit yang bertugas saat pertandingan, tingkat kesulitan pertandingan, deskripsi kinerja perangkat pertandingan, dan lain sebagainya.

“Ini adalah program atau sistem baru bagi kami para penilai wasit untuk membuat laporan, yang akan dikirimkan ke PSSI. Awalnya kami masih belum paham atau tidak ada gambaran sedikit pun mengenai apa itu refer system,” kata Agus Haryono, salah satu peserta kursus.

Namun kata Agus, setelah Ray dan Jeremy menjelaskan kepada kami, saya dan teman-teman lain baru mengetahuinya. Banyak hal yang dapat membantu mempermudah tugas kami sebagai penilai wasit untuk membuat laporan di refer system. Saya berharap bisa menggunakannya dengan baik,” sambungnya.

Ada perbedaan antara penilaian tradisional (FIFA) dengan refer system. Pengenalan penandaan objektif yang dihasilkan oleh sistem ini, menghasilkan output yang jauh lebih halus dan konsisten dibandingkan dengan skema penandaan tradisional FIFA yang sebelumnya digunakan oleh sebagian besar penilai wasit saat ini.

penulis : beritaibukota.com

editor : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.