Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Raja Ariza, mengusung program pendidikan gratis 100 persen sebagai salah satu andalan kampanye mereka dalam Pilkada Serentak 2024.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama terkait biaya pendidikan yang sering menjadi keluhan para orang tua.
Lis Darmansyah dalam sosialisasi pencalonannya di beberapa wilayah di Tanjungpinang menegaskan bahwa program pendidikan gratis 100 persen ini akan diberikan kepada seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan memasuki tahun ajaran baru nanti.
“Salah satu program saya dan Pak Raja Ariza, jika dipercaya bapak ibu sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, adalah pendidikan gratis 100 persen,” ungkap Lis dalam pertemuannya dengan warga, pada Rabu (18/9/2024).
Program ini hadir setelah Lis menerima berbagai keluhan dari wali murid mengenai distribusi bantuan seragam sekolah yang dinilai lambat dan tidak lengkap. Bahkan, lebih dari dua bulan sejak tahun ajaran baru dimulai, bantuan seragam dari Pemerintah Kota Tanjungpinang belum diterima sepenuhnya oleh siswa SD dan SMP.
Tahun ajaran baru 2024 ini, siswa hanya mendapatkan seragam nasional dan batik, sementara seragam pramuka, olahraga, dan baju kurung melayu harus dibeli secara mandiri oleh orang tua. Sepatu dan kaos kaki yang sebelumnya menjadi bagian dari bantuan pun kini tidak disediakan lagi, berbeda dengan kebijakan masa kepemimpinan Wali Kota (alm) Syahrul periode 2018-2023.
“InsyaAllah, jika saya dipercaya masyarakat, pendidikan gratis 100 persen akan kita wujudkan,” tegas Lis.
Meskipun Lis belum merinci alokasi anggaran dan detail program pendidikan gratis tersebut, ia memastikan bahwa segala kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di Tanjungpinang akan ditanggung sepenuhnya.
Tidak hanya dua seragam, Lis-Raja berjanji akan memberikan empat seragam sekolah, topi, dasi, sepatu, Lembar Kerja Siswa (LKS), serta kebutuhan belajar lainnya secara gratis.
“InsyaAllah semuanya gratis bapak ibu, bahkan bila perlu kursus atau belajar tambahan (les) di sekolah pun juga akan kita gratiskan,” tambah Lis, disambut tepuk tangan meriah dari warga.
Lis juga mengusulkan solusi untuk mengurangi beban biaya LKS yang sering dikeluhkan orang tua. Ia berencana memberdayakan tenaga pendidik SD dan SMP untuk menyusun materi LKS, yang hasil kerjanya akan dihargai melalui anggaran pemerintah.
“Jadi guru akan kita berdayakan untuk membuat bahan LKS tersebut, kemudian hasil jerih payahnya akan kita bayarkan dari anggaran yang tersedia,” ungkapnya.
Program pendidikan gratis 100 persen ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masalah pendidikan di Tanjungpinang dan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat. Emi, warga Kecamatan Tanjungpinang Timur, menyatakan harapannya agar pasangan Lis-Raja terpilih dan bisa merealisasikan program-program yang mereka tawarkan.
“Semoga Pak Lis dan Pak Raja terpilih di Pilkada ini. Kami mendukung bapak dan program bapak yang bermanfaat untuk masyarakat banyak,” ujarnya.
Pilkada Tanjungpinang 2024 menjadi momen penting bagi Lis-Raja untuk mewujudkan visi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, sembari menawarkan solusi nyata atas masalah yang dihadapi warga sehari-hari.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



