Beritaibukota.com,PARIWISATA – Provinsi Kepri tepatnya di Pulau Batam terdapat sebuah masjid unik dan bersejarah yang memiliki nuansa Tionghoa. Nama masjid itu Muhammad Cheng Hoo yang berlokasi di kawasan Golden Prawn, Kecamatan Bengkong.
Masjid ini sudah menjadi kawasan strategis pariwisata yang ramai dikunjungi baik warga Kepri maupun pengunjung dari luar Kepri.
Nama masjid ini diambil dari seorang laksamana Cheng Hoo yang hampir menghabiskan sebagian hidupnya memimpin armada besarnya untuk menjelajahi lebih dari 30 negara.
Cheng Hoo dikenal sebagai penyebar agama islam yang memiliki sifat dan kepribadian yang arif dan bijaksana. Pengaruhnya dalam menyebarkan Islam telah merambah hingga ke Asia Tenggara, khususnya dalam menyebarkan budaya dan Islam dari China ke Indonesia.
Masjid Muhammad Cheng Hoo memiliki keunikan dengan arsitektur tempat ibadah lainnya. Didominasi cat warna merah Masjid ini memiliki arsitektur oriental khas gaya bangunan Tiongkok.
Interior Masjid Muhammad Cheng Hoo dengan luas 20 x 30 meter ini di dalam dan luar nya juga khas negeri tirai bambu. Jika terlihat sekilas akan kelihatan seperti klenteng. Apalagi atapnya segi delapan mirip pagoda.
Namun jika melihat ke puncak pagoda terdapat lafaz Allah dalam tulisan Arab. Pada bagian dalam terdapat mimbar Masjid. Sisi kanannya, dibatasi gorden untuk kaum akhwat.
Masjid Muhammad Cheng Hoo dibangun seorang pengusaha yang akrab disapa Abi. Semenjak masjid ini diresmikan sudah tidak terhitung jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kawasan strategis pariwisata tersebut.
Kawasan itu sebut Plt. Kadis Pariwisata Kepri Raja Heri Mochrizal menjadi salah satu kawasan strategis pariwisata religi di Batam.
“Meskipun masjid itu tidak dibangun Cheng Hoo tapi masjid itu juga menjadi pertanda bahwa Cheng Hoo juga pernah menginjakkan kaki di Indonesia,” kata Heri.
Masjid itu sebut Heri memberi daya tarik sendiri kepada para wisatawan yang berkunjung ke Batam.
Penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



