Beritaibukota.com,NASIONAL – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, menerima Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (01/02).
Pertemuan tersebut menjadi saksi serah terima penting di tingkat kabinet, di mana Mahfud MD secara resmi menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Menko Polhukam di Kabinet Indonesia Maju.
Dalam keterangan persnya usai pertemuan, Mahfud MD menyatakan menyampaikan surat tentang kelanjutan tugas sebagai Menko Polhukam.
“Saya menyampaikan intinya saya mengajukan permohonan untuk berhenti,” ujar Mahfud dilansir dari laman setkab.go.idd.
Mahfud menjelaskan bahwa surat tersebut berisi tiga hal utama, termasuk ucapan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk mengemban tugas sebagai Menko Polhukam.
“Saya secara resmi dan dengan penuh hormat juga hari ini menyampaikan surat untuk menyatakan minta atau mohon berhenti dengan sebuah surat itu,” ungkap Mahfud.
Selain itu, dalam surat tersebut juga terdapat substansi terkait alasan pengunduran dirinya dari jabatan Menko Polhukam. Terakhir, Mahfud turut menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Jokowi apabila terdapat hal-hal yang kurang optimal dalam pelaksanaan tugasnya.
Dalam suasana pertemuan yang hangat dan penuh kekeluargaan, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Mahfud MD adalah Menko Polhukam terlama selama periode pemerintahannya. “Karena dulu Pak Tedjo tidak sampai setahun, Pak Luhut setahun 4 bulan, lalu Pak Wiranto 3 tahun setengah lewat 2 bulan, saya hampir 4 tahun setengah, hanya karena perkembangan politik memang saya harus fokus ke tugas lain sehingga saya mohon berhenti,” jelas Mahfud.
Mahfud MD juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bekerja keras membangun negara Indonesia, serta menyampaikan harapannya agar Indonesia dapat terus berkembang sesuai dengan tujuan negara di masa mendatang.
Pengunduran diri Mahfud MD sebagai Menko Polhukam menandai perubahan penting dalam kabinet Jokowi, dan kini masyarakat menantikan siapa yang akan menggantikan posisi strategis tersebut dalam upaya menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan di Indonesia.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



