Selasa, April 14, 2026
BerandaTanjungpinangTerungkap! Naskah Asli Gurindam 12 Tersimpan di Perpustakaan Nasional RI

Terungkap! Naskah Asli Gurindam 12 Tersimpan di Perpustakaan Nasional RI

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Banyak yang penasaran mengenai keberadaan naskah asli Gurindam 12, karya monumental Raja Ali Haji. Ternyata, naskah tersebut tersimpan rapi di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia di Jakarta.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Tanjungpinang, Meitya Yulianti. Ia mengonfirmasi bahwa timnya telah melihat langsung naskah asli Gurindam 12.

“Ternyata masih ada tersimpan di Perpusnas RI,” ujar Meitya pada Jumat (6/12/2024).

Menurutnya, Gurindam 12 merupakan mahakarya Raja Ali Haji (1809–1872), salah satu sastrawan besar Melayu. Naskah ini kini menjadi koleksi Perpusnas RI dengan nomor inventaris W 233. “Naskah ini ditulis menggunakan aksara Arab dan berbahasa Melayu,” tambah Meitya.

Kabid Kearsipan DPK Tanjungpinang, Maswito, menjelaskan bahwa Gurindam 12 asli ditulis pada media kertas Eropa berukuran 20,5 x 31 cm, dengan setiap halaman berisi 22 baris tulisan.

Maswito juga mengungkapkan bahwa awalnya pihak Perpusnas RI sempat menolak permintaan timnya untuk melihat naskah tersebut. “Karena beberapa alasan, mereka menolak. Namun, setelah kami jelaskan bahwa Gurindam 12 adalah karya nenek moyang kami dari Tanjungpinang, Kepri, akhirnya mereka setuju,” ujarnya.

Meski demikian, ada batasan yang diterapkan. Pihak Perpusnas RI tidak mengizinkan naskah tersebut disentuh karena kondisinya yang sangat rapuh. “Kami hanya diizinkan melihat naskah itu dari jarak dekat tanpa menyentuhnya. Kami memaklumi dan memilih merekam momen tersebut untuk dokumentasi,” kata Maswito.

Gurindam 12 merupakan karya sastra yang tidak hanya penting bagi masyarakat Tanjungpinang, tetapi juga bagi dunia sastra Melayu secara umum. Kehadirannya di Perpusnas RI menunjukkan penghormatan terhadap warisan budaya bangsa.

“Kami berharap informasi ini dapat membangkitkan semangat masyarakat Tanjungpinang untuk terus melestarikan warisan budaya leluhur kita,” tutup Meitya.

penulis : beritaibukota.com

editor    : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses