Selasa, Desember 5, 2023
BerandaTanjungpinangWakil Wali Kota Endang Sebut Angka Kemiskinan Extreme di Kecamatan Tanjungpinang Timur...

Wakil Wali Kota Endang Sebut Angka Kemiskinan Extreme di Kecamatan Tanjungpinang Timur Hanya 109 Bukan 3.000

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG –  Kecamatan Tanjungpinang Timur, menggelar
musyawarah kecamatan hasil verifikasi dan validasi kemiskinan extreme BKKBN.

Musyawarah dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H.Endang Abdullah yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Selasa (4/7).

Endang mengatakan, musyawarah ini dilakukan, untuk membuktikan verifikasi faktual yang dilaksanakan oleh kecamatan, kelurahan dan seluruh mitra RT/RW.

Ia menyebut, kemiskinan ekstrem di Kecamatan Tanjungpinang Timur terdata 3.000 kemiskinan ekstrem. Sementara, setelah diperoleh dari BKKBN ternyata hasil verifikasi faktualnya hanya 109.

“Jadi tidak ada kemiskinan ekstrim yang sampai 3.000 orang di Kecamatan Tanjungpinang Timur,” kata Endang.

Lebih lanjut, Endang menjelaskan pihaknya mengapresiasi kepada staf kecamatan, kelurahan dan forum RT RW atas kinerja yang dilakukan untuk mendata seluruh warganya.

“Besok ada musyawarah kota nanti akan ketahuan dari kecamatan lain,” jelasnya.

Kendati demikian, ia berharap kemiskinan ekstrem harus diperhatikan lagi, yang pertama adalah pendampingan-pendampingan dari kelurahan serta pemberian berupa bantuan-bantuan.

“Bantuan sembako tetap kita berikan sesuai keahliannya. Nanti akan dilakukan pendampingan hingga benar-benar bantuan usaha bisa berjalan dan itu terus akan dikawal,” terangnya.

Ia menambahkan, angka kemiskinan saat ini telah mengalami penurunan dari 7 persen menjadi 2 persen.

Sementara itu, Camat Tanjungpinang Timur, Saparillis mengatakan, untuk di wilayah Tanjungpinang Timur terdapat 5 Kelurahan dengan jumlah kemiskinan hanya terdapat 109 orang. Data tersebut didapatkan dari hasil survei pihak RT dan RW.

“Masuk kategori kemiskinan dilihat dari segi fisik dengan kondisi sudah tidak lagi bisa bekerja, tidak memiliki pekerjaan tetap bahkan adapun pekerjaan hasilnya sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan,” kata Saparillis.

Penulis : beritaibukota.com

editor   : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.