Beritaibukota.com,PARIWISATA – Kota Tanjungpinang ibukota Provinsi Kepri tidak hanya memiliki Pulau Penyengat sebagai kawasan strategis pariwisata. Di Tanjungpinang juga terdapat wisata alam yang berada di kawasan perbukitan yang kini berubah menjadi agrowisata.
Kawasan strategis pariwisata itu disebut Kawasan Wisata Bukit Manuk. Lokasinya terletak di Jalan Tanjung Terus, Kampung Bugis.
Bagi pengunjung yang datang ke tempat itu jangan heran jika sejumlah tanaman yang tumbuh kebanyakan tumbuhan aneka buah. Kawasan ini memang sengaja diciptakan sebagai kawasan khusus untuk penanaman berbagai jenis macam buah.
Di tempat ini akan didapati tanaman buah seperti alpukat, jambu madu, kelengkeng, mangga, belimbing, durian, rambutan dan berbagai tanaman buah lainnya.
Bahkan di setiap tumbuhan yang ditanami semua diberi nama untuk memudahkan pengunjung mengenali jenis buah yang tumbuh. Selain tanaman buah Kawasan Wisata Bukit Manuk juga terdapat tumbuhan tanaman hias.
Satu hal yang lebih menarik lagi ketika datang ke kawasan wisata itu para pengunjung boleh memetik buah yang ada di kawasan. Asalkan tidak memetiknya untuk dibawa pulang melainkan hanya untuk dimakan di tempat saja.
Salah satu petugas jaga di kawasan wisata, Dedi mengatakan Wisata Bukit Manuk saat ini sudah berdiri sekitar lima tahun. Dedi mengatakan untuk masuk ke kawasan wisata itu tidak ada pungutan biaya.
“Yang penting dijaga kelestarian tanaman di sini,” kata Dedi.
Di kawasan wisata Bukit Manuk juga tersedia gazebo dan mushola. Dengan begitu para pengunjung tidak terlalu khawatir jika tiba-tiba turun hujan atau ingin mencari tempat beribadah.
Plt Kadis Pariwisata Kepri, Heri Mohkrizal mengatakan Kawasan Wisata Bukit Manuk bisa menjadi pilihan para wisatawan yang ingin mempelajari seputar tanaman buah-buahan atau tanaman hias.
“Berada di kawasan wisata Bukit Manuk seperti kita berada di kebun buah sendiri. Tempatnya cukup menarik. Hanya perlu pengembangan agar lebih mampu menarik wisatawan lebih banyak lagi,” kata Heri.
Heri mengatakan pengembangan kawasan wisata harus terus dioptimalkan baik itu pemerintah maupun kerjasama dengan masyarakat.
Penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



