*)Laga Uji Coba Perdana di Kosel
Beritaibukota.com,OLAHRAGA – Timnas U-19 mendapatkan hasil tidak memuaskan ketika menjalani laga uji coba perdana melawan Yeungnam University. Timnas U-19 kalah telak 1-5 dari Yeungnam University saat uji coba yang digelar di Lapangan Yeongdeok Haemaji, Yeongdeok, Korea Selatan, Selasa (22/3).
Timnas Indonesia hanya mampu menyumbangkan satu gol yang diciptakan Ricky Pratama. Dalam laga uji coba ini digelar tiga babak dengan waktu 40 menit untuk tiap sesinya. Timnas Indonesia dalam dua sesi babak yang dipertandingkan tidak mampu menyumbangkan gol satu pun. Pada babak pertama, Indonesia tertinggal 0-1. Di babak kedua Indonesia juga tertinggal 0-3. Indonesia baru bisa mengimbangi Yeungnam di game ketiga dengan skor 1-1. Dari tiga babak yang dipertandingkan, Indonesia kalah dengan skor 1-5.
Ricky Pratama mengatakan penyebab kekalahan timnas Indonesia lebih dikarenakan para pemain masih beradaptasi dengan cuaca dingin di Korea Selatan. Dikutip dari laman resmi PSSI, menyebutkan cuaca dingin di Yeungdeok, tempat skuad Garuda Muda bertanding, sempat mencapai 11 derajat celscius.
Sementara itu dilansir dari CNN, timnas U-19 kembali akan melakoni uji coba kedua kontra timnas U-19 Korea Selatan, Jumat (25/3). Tim besutan Shin Tae Yong ini sudah berada di Korea Selatan sejak 12 Maret lalu.
Agenda training camp (TC) di Korea Selatan merupakan bagian dari persiapan Piala Dunia U-20 pada 2023. Selama hampir satu bulan berada di Negeri Ginseng, Shin merencanakan sembilan pertandingan ujicoba melawan tim lokal.
Timnas U-19 dijadwalkan menghadapi timnas Korea Selatan sebanyak dua kali pada 25 dan 29 Maret. Selain itu, ada sembilan tim lokal yang akan dihadapi. Terdiri dari dua klub profesional, klub junior profesional, dan tim universitas domestik. Selain itu, Shin sengaja memilih Korea Selatan karena ingin melihat kemampuan anak didiknya menghadapi tim dengan level permainan lebih tinggi.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga berharap bisa menyerap seluruh program latihan yang disusun. Aspek fisik dan mental menjadi dua poin yang diprioritaskan selama TC di Korsel. (nto)



