Minggu, Maret 8, 2026
BerandaKepriAtasi Krisis Air, Tirta Kepri Lakukan Langkah Darurat, Koneksikan Pipa Sungai Pulai...

Atasi Krisis Air, Tirta Kepri Lakukan Langkah Darurat, Koneksikan Pipa Sungai Pulai ke Waduk Gesek

Direktur Perumda Air Minum Tirta Kepri, Abdul Kholik, menjelaskan kondisi berbeda terjadi di Waduk Gesek dan Waduk Tanjunguban yang mengalami penurunan drastis.

“Untuk Waduk Gesek, ketinggian air tinggal 40–50 sentimeter berdasarkan pengukuran mistar. Ini tentu sangat mempengaruhi pendistribusian air ke pelanggan,” ujar Kholik, Kamis (12/2/2026).

Kondisi surutnya air baku ini berdampak langsung terhadap layanan PDAM di wilayah yang bergantung pada kedua waduk tersebut. Pelanggan di sejumlah titik harus menghadapi distribusi yang tidak maksimal.

“Kami mohon maaf pelayanan belum maksimal karena kondisi air baku. Kami upayakan bertahan semaksimal mungkin,” katanya.

*) Ini Upaya Darurat PDAM Tirta Kepri

Menghadapi situasi ini, Perumda Air Minum Tirta Kepri melakukan sejumlah langkah darurat agar suplai air tetap berjalan. Salah satunya dengan mengoneksikan jaringan pipa dari Waduk Sungai Pulai untuk menopang distribusi air dari Waduk Gesek.

“Hari ini uji cobanya. Waduk Gesek melayani distribusi air dari Batu 10 ke atas. Kita usahakan masih bisa koneksi,” jelas Kholik.

Namun, langkah ini berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi bagi pelanggan di wilayah Sungai Pulai. Meski demikian, PDAM menegaskan prioritas utama adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan air bersih.

“Yang penting pelanggan dapat air dulu dan tidak berpatok pada jam produksi,” tegasnya.

Selain koneksi pipa, PDAM juga mengupayakan agar sisa air di bagian tengah Waduk Gesek dapat mengalir ke kanal distribusi. Meski masih terdapat cadangan air di tengah waduk, alirannya terganggu sehingga memerlukan proses teknis tambahan agar bisa dimanfaatkan secara optimal.

Di tengah kondisi ini, Kholik mengimbau masyarakat Bintan dan Tanjungpinang untuk bijak menggunakan air dan melakukan penghematan.

penulis : beritaibukota.com

editor    : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses