Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Dalam rangka mendukung transformasi digital, Pemerintah Kota Tanjungpinang tengah mengembangkan sistem pendataan bangunan berbasis teknologi.
Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Riono, Jumat (21/3) mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi kunci menuju kota berteknologi tinggi yang berintegritas, sesuai dengan visi BIMASAKTI.
“Kita mendorong pemanfaatan sistem informasi geospasial dan database terintegrasi untuk mengelola data bangunan secara efisien. Ini langkah awal menuju smart city,” ungkap Riono.

Saat ini, Tanjungpinang belum sepenuhnya memiliki data fisik bangunan secara lengkap. Kondisi ini menjadi kendala dalam merencanakan pembangunan berbasis data dan mempercepat layanan publik berbasis digital.
Menurut Riono, digitalisasi data akan membantu perencanaan tata ruang kota, pengembangan infrastruktur, hingga optimalisasi pajak daerah.
“Dengan data yang akurat, pemerintah dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan responsif,” katanya.
Data digital ini juga memungkinkan layanan darurat dan penanggulangan bencana lebih cepat dan efisien.
“Petugas SAR akan lebih mudah mengetahui struktur bangunan dan penghuninya dalam keadaan darurat,” tambahnya.
Selain itu, data bangunan terintegrasi menjadi daya tarik bagi investor. Informasi lengkap mengenai legalitas, kondisi fisik, dan potensi properti akan mendorong investasi baru di sektor real estate dan pembangunan.
“Kami juga ingin mendorong keterbukaan data publik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Ini langkah penting menuju pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujar Riono.
Melalui digitalisasi, Tanjungpinang memperkuat identitasnya sebagai kota kreatif, berteknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



