Beritaibukota.com,KEPRI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang ke-3 Tahun Anggaran 2025–2026 di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid Hitam, Pulau Dompak, Senin (30/03/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, dan dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, anggota DPRD, serta undangan lainnya. Agenda utama paripurna adalah penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2025.
Mengawali sidang, Ketua DPRD menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh peserta rapat.
“Dalam suasana Syawal ini, kami pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Gubernur Ansar Ahmad menjelaskan bahwa LKPj Tahun Anggaran 2025 merupakan laporan pelaksanaan APBD yang mencakup seluruh urusan pemerintahan daerah, baik wajib maupun pilihan, termasuk tugas pembantuan dan penugasan.
Ia menegaskan, penyusunan LKPj mengacu pada dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, seperti Perubahan RKPD 2025 dan Perubahan APBD 2025, guna menjaga konsistensi kebijakan serta keselarasan target pembangunan.
Secara umum, realisasi APBD 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik, meskipun masih bersifat sementara karena masih dalam proses audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Target pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2025 sebesar Rp3,91 triliun, dengan realisasi mencapai Rp3,72 triliun atau 95,39 persen,” jelas Ansar.
Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp1,90 triliun dan terealisasi Rp1,75 triliun atau 92,08 persen. Dana transfer yang ditargetkan Rp2,00 triliun terealisasi Rp1,97 triliun atau 98,51 persen.
Sementara itu, pendapatan lain-lain yang sah melampaui target, dari Rp1,32 miliar menjadi Rp1,79 miliar atau mencapai 135,85 persen.
Rapat paripurna ini menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah, sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau ke depan.
Penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



