Beritaibukota.com,BATAM – Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, H Muhammad Rudi (HMR), membantah keras isu yang menyebutkan adanya rencana penggusuran di kawasan Baloikolam. Isu tersebut sempat beredar luas dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Saat ditemui di Kantor BP Batam pada Senin (25/11/2024) pagi, HMR yang baru saja kembali aktif usai menjalani cuti terkait Pilkada, menegaskan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak benar.
“Isu-isu atau kabar seperti itu tidak benar. Sebelum maupun setelah saya mengajukan cuti, saya tidak pernah menandatangani rencana penggusuran di Baloikolam. Jadi, saya luruskan bahwa hal tersebut tidak benar,” ujar HMR dengan tegas.
HMR juga menekankan bahwa selama ia menjalani cuti, seluruh tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wali Kota dan Kepala BP Batam dilaksanakan oleh pelaksana tugas yang ditunjuk.
“Selama saya cuti, semua tugas diserahkan kepada pelaksana tugas. Dan sekarang saya tegaskan sebagai Kepala BP Batam maupun Wali Kota Batam, tidak akan ada rencana penggusuran hingga akhir tahun ini,” katanya.
Ia meminta masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu tidak berdasar yang dapat memicu ketidakstabilan.
“Isu itu tidak benar, dan saya ingin menjaga Batam tetap kondusif,” tambahnya.
HMR juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan update terkait berbagai proyek strategis yang sedang dikerjakan di Batam. Beberapa di antaranya dipastikan selesai pada akhir 2024 dan siap digunakan di awal 2025.
“Kemarin sudah kita tinjau berbagai proyek strategis, dan insya Allah beberapa di antaranya akan selesai akhir tahun ini dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada awal tahun depan,” tuturnya.
Pernyataan ini diharapkan mampu meredam keresahan masyarakat dan memastikan komitmen Pemko Batam serta BP Batam dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan warga.
penulis : beritaibukota.com
editor : redaksi



