Jumat, April 17, 2026
BerandaTanjungpinangJangan Lewatkan Gerhana Bulan Terlama di Abad ini, Bisa Dilihat di Langit...

Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Terlama di Abad ini, Bisa Dilihat di Langit Kepri

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Fenomena gerhana bulan yang disebut terlama abad ini bisa disaksikan malam ini di beberapa wilayah Kepri malam ini, Jumat (19/11). Menurut NASA yaitu Badan Antariksa AS gerhana bulan sebagian bakal terbentuk pada 18-19 November 2021.

Statistik NASA tentang Gerhana Bulan dari tahun 2001 hingga 2100 menunjukkan gerhana sebagian bulan ini akan menjadi yang terpanjang abad ini, dengan durasi lebih dari 3 jam dan 28 menit. Bandingkan dengan Gerhana Total terlama abad ini, yang terjadi pada 2018 dan berlangsung selama hampir satu jam 43 menit.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengatakan gerhana bulan hanya sebagian bisa dilihat di wilayah Kepri pada fase terakhir tepatnya pada malam ini pukul 19.05 WIB. Prakirawan cuaca BMKG Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari mengatakan tidak diketahui secara pasti berapa lama gerhana bulan muncul.

“Perhitungannya jika sudah muncul pukul 13.00 Wib maka diperhitungkan bisa berlangsung kurang lebih enam jam,” kata Miranda.

Sementara itu Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan bahwa Gerhana Bulan sebagian bakal terjadi di Indonesia pada 19 November 2021 nanti. Namun apakah akan menjadi Gerhana Bulan terlama di abad ini? Begini penjelasannya dilansir dari liputan 6.com.

“Selama-lamanya durasi Gerhana Bulan Sebagian, tetap masih lebih lama durasi Gerhana Bulan Total yang durasinya dapat mencapai 5 jam 19 menit sejak kontak awal sebagian (saat Bulan tepat memasuki umbra Bumi) hingga kontak akhir sebagian (saat Bulan tepat meninggalkan umbra Bumi),” kata Andi Pangerang dari Pusat Riset Sains Antariksa seperti dikutip dari akun Instagram @pussainsa_lapan, Rabu (17/11/2021).⠀

“Hal ini dikarenakan Bulan berada di tengah-tengah umbra sehingga durasi gerhananya menjadi lebih lama. Gerhana seperti ini disebut juga Total-Sentral.”

Indonesia pernah mengalaminya pada 16 Juni 2011 silam dengan durasi total selama 100 menit, dan akan terjadi kembali pada 7 Juli 2047 dengan durasi parsial + total sebesar 5 jam 19 menit dan durasi total 101 menit.

Gerhana Bulan Sebagian adalah kondisi di mana sebagian permukaan Bulan tertutupi bayangan atau umbra Bumi. Semakin Bulan menuju ke tengah atau pusat bayangan pada saat puncak Gerhana, maka durasi gerhana akan semakin lama.

Pada Gerhana Bulan Sebagian kali ini, jelas Andi, permukaan Bulan akan tertutupi oleh umbra Bumi sebesar 97,85%. Sehingga durasi gerhana dapat mencapai 3 jam 28 menit. Perkiraan waktu ini sesuai dengan yang diprediksi oleh NASA. (nto)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses