Jumat, Juli 10, 2026
BerandaTanjungpinangLis Darmansyah Ajak OPD Tanjungpinang Bersinergi Pulihkan Ekonomi Daerah

Lis Darmansyah Ajak OPD Tanjungpinang Bersinergi Pulihkan Ekonomi Daerah

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANGWali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bersinergi dalam upaya memulihkan kondisi ekonomi yang masih lesu di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.

Ajakan tersebut disampaikan Lis saat memimpin rapat koordinasi OPD bulan Mei yang digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (6/5/2025).

Rapat ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Raja Ariza, Sekretaris Daerah Zulhidayat, para asisten, staf ahli, kepala OPD, kepala bagian, serta para camat se-Kota Tanjungpinang.

Dalam arahannya, Lis menegaskan pentingnya peran semua OPD dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi, meskipun tidak semuanya secara langsung membidangi sektor ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi kita saat ini baru mencapai 3,76 persen. Ini mencerminkan kinerja kita secara kolektif. Jika salah satu OPD penggerak ekonomi tidak aktif, maka roda ekonomi juga ikut terhambat,” tegas Lis.

Ia secara khusus mendorong OPD yang membina pelaku usaha, seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) serta Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM (DisnakerkopUM), untuk meningkatkan kolaborasi dan pendampingan terhadap pelaku usaha.

Lis menyoroti potensi besar Kota Tanjungpinang di sektor industri kecil menengah (IKM) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang belum dimaksimalkan.

“Kita memiliki sekitar 1.200 IKM binaan dan 14 ribu UMKM. Tapi dengan jumlah sebanyak itu, ekonomi kita belum juga menunjukkan geliat signifikan. Ini tentu tidak sebanding,” ujarnya.

Menurutnya, produk lokal Tanjungpinang perlu diarahkan untuk menembus pasar luar daerah agar usaha masyarakat dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Kita harus tahu produk unggulan kita dan potensi bahan baku yang bisa dikembangkan. Lalu kita bisa menjalin komunikasi dengan daerah lain yang membutuhkan pasokan dari Tanjungpinang,” jelasnya.

Lis juga menekankan pentingnya pemulihan ekonomi berbasis data, terutama dalam mengidentifikasi titik-titik lemah di tiap kecamatan. Dengan pendekatan berbasis data, solusi yang tepat dapat dirumuskan dan diterapkan secara terarah.

“Kalau sudah tahu di mana letak masalahnya, baru kita bisa menyusun langkah yang konkret. Pemulihan ekonomi ke depan harus berbasis data dan inovasi,” tambah Lis.

Selain isu ekonomi, rapat koordinasi ini juga membahas sejumlah isu strategis lainnya, seperti optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, penyediaan air bersih, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pelestarian lingkungan hidup, serta penataan kawasan dan pertamanan kota.

penulis : beritaibukota.com

editor    : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses