Beritaibukota.com, BATAM – Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), menyampaikan bahwa Nongsa menjadi prioritas utamanya dalam membangun Batam. Bahkan, difokuskan sebagai daerah tujuan investasi kelas dunia.
Hal ini diungkap HMR saat memberi sambutan di sela menghadiri wirid dan tahlil Zuriat Nong Isa, sempena Hari Jadi ke-193 Batam (HJB) 2022, di Masjid At-Taqwa, Nongsa, Kamis (15/12) siang.
“Nongsa akan jadi tempat investasi yang besar. Mari manfaatkan supaya tak jadi penonton di negeri sendiri,” ujar Kepala Badan Pengusahaan Batam ini.
HMR memaparkan tekadnya tersebut dengan menghubukan beberapa pembangunan yang sudah dan akan di lakukan di Nongsa.
Di antaranya membangun Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa Digital Park yang menjadi pusat data dunia.
“Saat ini akan masuk 10 perusahaan penyimpan data kelas dunia. Tiga di antaranya sudah deal, tujuh masih proses. Bayangkan data dunia disimpan di Batam,” jelasnya.
Rencana pembangunan HMR selanjutnya, menyelesaikan pelebaran jalan di Nongsa hingga ke Laluan Madani, Batamcentre.
Selain itu, pihaknya masih melobi pusat agar pantai Nongsa menjadi aset Pemerintah Kota Batam. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Tak ketinggalan juga tentang pembangunan Bandar Udara Internasional Hang Nadim, yang bulan ini mulai dikerjakan dengan nilai Rp6,9 triliun.
Terakhir, HMR ingin membangun Gedung Adat Raja Nong Isa. “Untuk itu, saya minta kepada para zuriat untuk mengusulkan sebidang tanah untuk dibangun,” terangnya.
Menurut HMR, pembangunan Gedung Adat Raja Nong Isa ini akan melengkapi kompleks makam zuriat Nong Isa, yang tahun 2021 lalu sudah direnovasi Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam.
Hadir di alam acara ini, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, pimpinan OPD Pemko Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Selanjutnya, ada Ketua Perhimpunan Zuriat (keturunan) Nong Isa, Raja Abdul Ghani, para tokoh masyarakat, dan tentu saja Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam Yusfa Hendri, yang juga Ketua Panitia HJB Ke-193.
?
Sekadar diketahui, Raja Isa (Nong Isa) adalah putra dari Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V.
Dalam literatur sejarah, Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V memegang perintah atas Nongsa dan Rantaunya selama lima tahun.
Perintah dikeluarkan oleh Komisaris General sekaligus Residen Riau atas nama Sultan Abdul Rahman Syah (1812-1832) dan yang Dipertuan Muda Riau VI Raja Jakfar (1808-1832) pada tanggal 22 Jumadil Akhir 1245 H bertepatan dengan hari Jumat, 18 Desember 1829 M.
Tanggal 18 Desember ini kemudian ditetapkan sebagai peringatan Hari Jadi Kota Batam. Ketentuan mengenai Hari Jadi Kota Batam ini diatur dalam Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 4 Tahun 2009. (redaksi)



