Senin, Mei 4, 2026
BerandaPariwisataMangrove Mekar Jaya Natuna, Kawasan Strategis Pariwisata yang Masih Menjaga Kelestarian Mangrove

Mangrove Mekar Jaya Natuna, Kawasan Strategis Pariwisata yang Masih Menjaga Kelestarian Mangrove

Beritaibukota.com,NATUNA – Kawasan wisata yang satu ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Bahkan sudah ada homestay. Sehingga bisa menginap disana.

Itulah Kawasan Strategis Wisata Hutan Mangrove Mekar Jaya yang berada Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Indonesia.

Desa ini sudah masuk daftar sebagai salah satu dewasa wisata di Indonesia di Kementerian Pariwisata. Itu karena fasilitasnya sudah semakin lengkap.

Kawasan wisata hutan bakau (mangrove) ini jaraknya sekitar 70 Kilometer dari Kota Ranai, selaku Ibukota Kabupaten Natuna dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam.

Setelah melaju dari jalan utama, pengunjung masih harus masuk lagi ke desa dengan ukuran jalan yang lebih kecil dengan jarak sekitar 7 Km. Namun jalannya bagus.

Setibanya di sana, sudah ada tempat parkir di lokasi. Kemudian, pengunjung akan jalan kaki melewati jembatan kayu yang cukup tinggi.

Jembatan itu sengaja dibuat tinggi agar kapal-kapal nelayan bisa lewat dari bawah. Kawasan wisata ini tersebut berada di arus sungai yang dijadikan nelayan alur kapal.

Kesan pertama yang akan Anda lihat ketika tiba di lokasi adalah penataan tempat yang bagus. Keindahan kawasan itu makin lengkap dan terasa makin nyaman disana.

Terdapat 900-an meter panjang pelantar yang telah dibangun di atas air. Sehingga, pengunjung bisa berjalan kaki dengan nyaman untuk melihat seluruh kawasan bakau tersebut.

Disana, terdapat juga beberapa spot foto yang telah disiapkan pengelola. Misalnya spot foto dengan dua angsa (Sepasang). Ada juga spot foto berupa tempat duduk hingga spot foto sarang burung buatan yang diletakkan di dahan bakau.

Pokoknya, sangat banyak spot foto di tempat itu yang bisa dimanfaatkan untuk mengabadikan momen liburan Anda. Karena itulah, tempat ini salah satu yang sangat cocok untuk dikunjungi jika pergi ke Natuna.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Raja Heri Mochrizal mengatakan, kawasan wisata tersebut makin melengkapi dari sekian banyak tempat wisata di Natuna.

“Hutan Mangrove Mekar Jaya Natuna sudah didatangi banyak pengunjung. Ini lokasi wisata yang menyenangkan. Tempat itu sekaligus bisa dijadikan edukasi untuk kita semua tentang alam,” jelasnya.

Kata Heri, hutan bakau tersebut telah berubah menjadi kawasan wisata karena terjaga dengan baik dan masih lestari. Jika hutan bakaunya sudah gundul, tidak mungkin masih bisa dijadikan kawasan wisata.

Dia pun berterimakasih kepada warga dan pemerintah setempat yang telah kreatif mengelola hutan bakau menjadi kawasan wisata dan kini akan menambah penguatan perekonomian lokal.

Selain bisa menikmati pemandangan seluruh hutan bakau, pengunjung juga bisa menginap disana. Sebab, sudah dibangun homestay persis di tengah-tengah hutan tersebut.

Harganya juga murah. Hanya setengah ikat dengan satu kamar. Namun, cukup untuk 10 orang. Sangat cocok untuk keluarga atau satu kelompok. Sebab, homestay itu cukup luas.

Jika menginap disana, maka Anda akan merasakan sesuatu yang sangat beda. Apalagi jika Anda datang dari kota, akan merasakan bedanya tidur di tengah hutan dan di atas air laut.

Ada juga restoran di lokasi tersebut, yakni restoran kepiting. Makanan khas yang disajikan di restoran ini adalah kepiting lada hitam yang sangat segar.

Kepiting ini segar karena baru ditangkap nelayan. Harganya juga terjangkau. Kemudian, disediakan juga gazebo tempat makan.

Uniknya gazebo ini dibangun berdekatan dan disusun menyerupai bentuk kepiting. Sehingga, jika difoto dari atas, restoran, gazebo dan pelantar penghubung restoran dan gazebo bentuknya seperti kepiting.

Tempat ini juga kerap dijadikan spot foto. Di gazebo-gazebo ini juga banyak pengunjung istirahat dan sambil santai menunggu makanan pesanan mereka.

Masih ada kelebihan lain kawasan wisata ini yakni, pengunjung bisa naik kapal sewaan untuk keliling melihat seluruh kawasan wisata itu dari sisi lautan.

Bisa juga ikut membantu nelayan setempat mencari kepiting di hutan bakau itu. Sehingga, liburan Anda akan semakin seru.

Desa Wisata Mekar Jaya memberi sentuhan Back to Nature, sehingga sangat cocok untuk para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Panorama di hutan mangrove ini pernah mengharumkan nama Kabupaten Natuna di kancah Nasional. Desa Mekar Jaya pernah masuk 300 besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

ADWI 2022 merupakan ajang kompetisi Desa inovatif dan kreatif dengan konsep wisata yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Ada empat Desa Wisata dari Kepri yang masuk sebagai 300 besar, yakni Desa Mekar Jaya (Natuna), Desa Wisata Benan dan Desa Wisata Resun (Lingga) dan Desa Wisata Kampung Terih (Kota Batam).

Apabila pengunjung dari luar daerah hendak kesana, maka bisa melalui Bandara Hang Nadim Batam. Dari Hang Nadim bisa terbang ke Natuna, lalu melanjutkan perjalanan naik kendaraan.

Penulis : beritaibukota.com

editor   : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses