Senin, Mei 25, 2026
BerandaTanjungpinangMerasa Dirugikan Karena Dituding Gelapkan Mobil Fortuner, Vinna Laporkan Pemilik Akun ke...

Merasa Dirugikan Karena Dituding Gelapkan Mobil Fortuner, Vinna Laporkan Pemilik Akun ke Polresta Tanjungpinang

Beritaibukota.com,TANJUNGPINANG – Vinna Saktiani, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Tanjungpinang tidak terima namanya dicemarkan di media sosial.

Salah satu akun Facebook atas nama Mas Ardi Batam menuding Vinna menggelapkan mobil Fortuner dengan menulis keterangan “Bagi yg Napak wanita ini boleh ber kab2r dan semoga g ad korban lgi.. Penggelapan mobil rental Fortuner,” isi tulisan akun tersebut di Facebook.

Postingan itu disebarkan pemilik akun di dua group Facebook, yaitu PENIPU RENTAL BATAM dan InfoPinang.

Merasa dirugikan atas postingan itu, Vina melaporkan akun Facebook tersebut terkait pencemaran nama baik di media sosial ke Polresta Tanjungpinang, Kamis (23/1/2025).

Vina mengaku atas postingan pelaku telah merugikan nama baik dan keluarga besarnya.

“Saya dirugikan dan keluarga besar kami. Sudah dilaporkan tadi,” ungkap Vinna.

Vinna menjelaskan terkait mobil Fortuner itu tidak pernah merental. Bahkan ia menjelaskan, antara dirinya dengan pemilik mobil salah satu showroom di Batam tidak ada masalah terkait mobil tersebut.

Vinna juga mengatakan sebelum ia melapor ke polisi telah menemui pemilik mobil untuk meluruskan kabar tersebut.

“Saya tegaskan tidak ada menggelapkan mobil Fortuner. Tidak ada rental atau menggelapkan seperti yang dituduhkan,” katanya.

Ia juga menjelaskan terkait kwitansi yang disebarkan dalam postingan tersebut tidak benar.

“Kwitansi yang disebarkan itu bohong semua,” ujarnya.

Ia berharap pelaku segera diproses hukum atas laporan tersebut.

“Harapannya semoga pelaku segera ditangkap, karena pencemaran itu saya rugi, saya di mata orang jadi buruk,” katanya.

Penulis : beritaibukota.com

editor   : redaksi

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses